BEI Suspend Saham AKKU, ALDO, dan TFCO, Sebaliknya Saham Ini Dibuka
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspend) perdagangan saham PT Anugerah Kagum Karya Utama Tbk (AKKU), PT Alkindo Naratama Tbk (ALDO), dan PT Tifico Fiber Indonesia Tbk (TFCO), mulai sesi I, Jumat (16/10/2026).
Sebaliknya transaksi saham PT Guna Timur Raya Tbk (TRUK) kembali dibuka hari ini setelah terkena suspense dalam beberapa hari terakhir.
Baca Juga
Target Harga Saham Bukit Asam (PTBA) Direvisi Naik, Laba Melonjak dan Potensi Dividen 10%
Suspensi ketiga saham tersebut dipicu atas lompatan harga dalam beberapa pekan terakhir. Data BEI menyebutkan bahwa saham AKKU telah melambung lebih dari 133% menjadi Rp 105 dalam sebulan terakhir.
Begitu juga dengan saham ALDO telah melesat lebih dari 106% menjadi Rp 1.955 dan saham TFCO telah melesat lebih dari 150% menjadi Rp 2.000 selama sebulan terakhir.
Sedangkan unsuspensi saham TRUK mulai hari ini resmi dibuka setelah terkena suspense sejak 26 September. Suspensi tersebut dipicu atas lompatan harga saham TRUK lebih dari 228% menjadi Rp 2.580 dalam sebulan terakhir.
Baca Juga
Wall Street Menguat Ditopang Saham Non-teknologi, Dow Melonjak Lebih dari 500 Poin
Terkait IHSG hari ini, BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini memperkirakan peluang pelemahan dengan rentang pergerakan 5.745–5.920 selama belum ada katalis signifikan. Tiga saham MYOR, BSDE, dan PWON direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa risiko pelemahan IHSG semakin membesar setelah PPI AS September melonjak 1,3% MoM, jauh di atas konsensus 0,5%, dengan inflasi produsen tahunan mencapai 6,3%. Lonjakan harga energi 10,8% MoM, serta kenaikan biaya jasa mengindikasikan tekanan harga meluas ke rantai produksi.
