IHSG Ditutup Jatuh 1,33% ke 5.863, Sebaliknya 5 Saham Ini Cetak ARA Dipimpin AKKU
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (15/10/2026), ditutup melemah sebanyak 79,24 poin (1,33%) menjadi 5.863. Rentang pergerakan 5.804-5.943 dengan nilai transaksi Rp 9,95 triliun.
Pelemahan tersebut dipengaruhi kejatuhan hampir seluruh saham big cap bersamaan dengan kejatuhan pasar saham Asia. Sejumlah big cap dengan kejatuhan dalam, yaitu saham BREN jatuh 6%, TEBE anjlok 14,65%, TPIA jatuh 5,67%, DSSA jatuh lebih dari 6%, BBCA jatuh hampir 1%, dan BYAN jatuh hampir 3%.
Baca Juga
Maruli Simanjuntak Dilantik Jadi Wakil Panglima TNI dan Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan
Penurunan juga sejalan dengan pelemahan seluruh sektor saham, seperti sektor konsumer primer turun 3,20%, sektor energi turun 3%, sektor infrastruktur melemah 2,41%, sektor transportasi melemah 2,06%, sektor industry melemah 2,43%. Penurunan juga melanda saham sektor material dasar 1,68%, sektor konsumer non primer turun 1,14%, property turun 1,41%, teknologi melemah 1,29%, sektor keuangan melemah 0,64%, dan sektor kesehatan turun 0,15%.
Meski IHSG terjerembab, beberapa saham ini justru berhasil catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham AKKU melesat 34,62% menjadi Rp 105, BSWD naik 25% menjadi Rp 4.500, ALDO naik 24,92% menjadi Rp 1.955, PTSP naik 24,72% menjadi Rp 1.665, dan TFCO naik 24,61% menjadi Rp 2.000.
Kemarin, IHSG ditutup rebound tipis hanya 17,04 poin (0,29%) menjadi 5.943.Sebaliknya pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham jumbo Rp 1,13 triliun di seluruh pasar dengan penyumbang utama BYAN senilai Rp 1,12 triliun.
Baca Juga
Copot Suharyanto, Prabowo Lantik Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB
Penguatan didorong kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor industry naik 0,36%, sektor konsumer non primer naik 0,41%, sektor material dasar naik 0,05%, sektor teknologi menguat 2,76%, sektor proeprti naik 1,78%, sektor kesehatan naik 0,29%, sektor transportasi naik 0,22%, dan sektor keuangan menguat 0,06%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor energi 0,59%, sektor konsumer primer melemah 0,72%, dan sektor infrastruktur melemah 0,19%.
Sejalan dengan kenaikan tersebut, enam saham berikut berhasil cetak penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham TRON naik 34,67% menjadi Rp 101, SONA naik 25% menjadi Rp 3.450, BLTZ naik 24,93% menjadi Rp 4.210, BIKE menguat 24,92% menjadi Rp 4.160, PTSP naik 24,77% menjadi Rp 1.335, dan ARTA naik 24,65% menjadi Rp 2.680
