Kabar Gembira! Laba Emiten Bakal Tumbuh 10% pada 2024
JAKARTA, investortrust.id - Direktur Utama PT UBS Sekuritas Indonesia, Joshua Arief Tanja memperkirakan laba bersih para emiten yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) tumbuh rata-rata 10% pada 2024.
“Profit diperkirakan tumbuh 10% tahun depan, dengan asumsi pertumbuhan ekonomi kita masih sesuai ekspektasi di kisaran 5%,” ujar Joshua pada seminar Capital Market Summit & Expo 2023 di Main Hall BEI, Jakarta, Kamis (26/10/2023).
Menurut Joshua, Indonesia termasuk negara yang mengalami pertumbuhan ekonomi mengesankan. Di tengah perekonomian global yang tidak menentu, ekonomi Indonesia masih mampu tumbuh di atas 5% setelah pandemi. "Itu pertumbuhan ekonomi yang baik sekali," tutur dia.
Baca Juga
Jumlah Listing Emiten Baru Pecah Rekor, Kinerja IHSG Cuma Naik Tipis-Tipis
Tahun ini pun, kata Joshua, perekonomian nasional masih solid. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2023 tumbuh 5,17% secara tahunan (year on year/yoy).
Dia menjelaskan, pertumbuhan yang kuat pada kuartal II diperkirakan berlanjut ke kuartal III dan IV-2023. Alhasil, pertumbuhan ekonomi nasional setahun penuh (full year) akan tetap berada di kisaran 5%. "Tahun depan, ekonomi kita masih berpotensi tumbuh di atas 5%," tandas dia.
IHSG 2024 Lebih Baik
Joshua Arief Tanja mengungkapkan, dengan asumsi laba bersih emiten pada 2024 rata-rata tumbuh 10%, price to earning ratio (PER) saham para emiten di BEI pun bakal turun. Itu artinya, harga saham tahun depan relatif murah.
Baca Juga
Meski IHSG Anjlok 119 Poin, Saham PCAR, BOBA, dan FIRE Melambung ARA
“Biasanya kalau melihat PER rendah, investor lebih intens untuk masuk pasar. Jadi, tahun depan kami perkirakan pasar akan lebih bergairah. Apalagi Fed funds rate (FFR) juga diperkirakan melandai, atau minimal The Fed tidak akan se-hawkish tahun ini," papar Joshua.
Joshua menambahkan, dengan asumsi laba emiten tahun depan rata-rata tumbuh 10%, indeks harga saham gabungan (IHSG) juga punya potensi tumbuh lebih baik dari tahun ini. IHSG hari ini ditutup naik 27,62 poin (0,41%) ke posisi 6.834,38. Namun selama tahun berjalan (year to date/ytd), indeks minus 0,24%. (CR-5)

