Gara-gara Crossing GEMS, Investor Asing Net Sell Rp 2,71 Triliun Pekan Ini
JAKARTA, Investortrust.id – Pemodal asing merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 2,71 triliun sepanjang 21-25 Agustus 2023. Nilai besar tersebut dipengaruhi adanya crossing jual saham PT Golden Energi Mines Tbk (GEMS) dari investor asing ke domestik.
Berdasarkan data pemodal asing melakukan net sell saham GEMS melalui pasar negosiasi senilai Rp 2,67 triliun pada 21 Agustus. Aksi serupa juga dilanjutkan keesokan dengan net sell senilai Rp 962,5 miliar melalui pasar negosiasi BEI.
Baca Juga
Sepekan, IHSG Naik 0,52%, Market Cap BEI Capai Rp 10.163,97 Triliun
Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam data yang dirilis menyebutkan bahwa pemodal asing sebenarnya merealisasikan pembelian bersih saham di pasar reguler, namun jika digabung dengan pasar negosiasi, asing merealisasikan penjualan bersih. Pemodal asing membukukan pembelian bersih saham senilai Rp 16,02 triliun dan penjualan bersih saham mencapai Rp 18,73 triliun.
BEI juga membeberikan lima saham dengan penguatan terbesar pekan lalu, yaitu saham PT Graha Mitra Asia Tbk (RELF) menjadi saham paling cuan sepanjang pekan ini. Saham ini berhasil mencatatkan penguatan sebanyak 56,82%, meski IHSG BEI hanya naik 0,52% menjadi 6.895,44.
Baca Juga
Selain saham tersebut, lompatan harga disumbangkan saham PT GMF Aero Asia Tbk (GMFI) naik sebanyak 52,46% menjadi Rp 93, PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) naik 50% menjadi Rp 96, PT PIK2 Tbk (PANI) menguat Rp 34,2% menjadi Rp 3.100, dan PT Solusi Kemasan Digital Tbk (PACK) menguat Rp 31,66% menjadi Rp 212.
Dengan penguatan indeks tersebut, kapitalisasi pasar (market cap) saham BEI meningkat menjadi Rp 10.163,97 triliun. Market cap tersebut disumbangkan sebanyak 890 emiten saham yang listing di BEI.
Sedangkan lima saham dengan nilai transaksi terbesar sepanjang 21-25 Agustus 2023, yaitu saham PT Golden Energi Mines Tbk (GEMS) senilai Rp 5,39 triliun. Lompatan nilai transaksi saham ini didukung atas adanya crossing saham oleh pemegang saham.
Baca Juga
Nilai transaksi terbesar juga melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 3,55 triliun, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 2,54 triliun, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 2,17 triliun, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 1,66 triliun.

