IHSG Ditutup Melesat 1,81% Hari Ini, Seluruh Sektor Saham Rebound
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (27/8/2026), ditutup naik signifikan sebanyak 116,06 poin (1,81%) ke level 6.521. Rentang pergerakan 6.376-6.521 dengan nilai transaksi Rp 11,7 triliun.
Kenaikan pesat tersebut ditopang penguatan seluruh sektor saham, yaitu saham sektor industri naik 3,95%, konsumer primer 3,79%, kesehatan 3,76%, sektor energi 3,20%, properti 2,86%, infrastruktur 2,83%, transportasi 2,84%, material dasar 2,33%, dan keuangan 0,79%.
Baca Juga
Kenaikan tersebut juga ditopang penguatan sejumlah saham big cap, seperti BREN, TPIA, BRPT, Kenaikan juga ditopang penguatan pesat saham DSSA, MORA, ISAT, hingga VKTR.
Adapun saham dengan kenaikan harga paling pesat, yaitu KETR menguat 25% menjadi Rp 775, BIKE melesat 24,19 menjadi Rp 770, NICK naik 24,92% menjadi Rp 1.930, CBUT naik 24,68% menjadi Rp 960, LIFE menguat 19,85% menjadi Rp 8.150, dan POLU naik 19,75% menjadi Rp 19.400. Meski tidak ada ARA, saham GRPH, KOTA, KIJA, dan PADA melesat.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok 95,98 poin (1,48%) menjadi 6.405, meski demikian pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 1,37 triliun. Net buy terbesar melanda saham DSSA melalui pasar negosiasi senilai Rp 1,40 triliun disusul BMRI Rp 257,32 miliar.
Baca Juga
Tanggapi Fraksi DPR, Purbaya Tegaskan RAPBN 2027 Fokus Pertumbuhan dan Perlindungan Sosial
Kejatuhan IHSG tersebut dipicu atas penurunan seluruhk sektor saham, seperti sektor transportasi 4,15%, energi jatuh 2,61%, sektor industri turun 2,38%, konsumer primer 2,42%, properti 2,71%, infrastruktur 2,26%, teknologi 1,77%, material dasar 1,49%, dan keuangan 1,03%.
Meski IHSG ditutup anjlok, lima saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham TMPO naik 34,76% menjadi Rp 252, NICE naik 25% menjadi Rp 340, SAFE menguat 25% menjadi Rp 615, BIKE naik 24,50% menjadi Rp 620, dan LIFE naik 19,82% menjadi Rp 6.800. Meski tak ARA, JAST naik 21,98% menjadi Rp 111 dan FPNI menguat 20,91% menjadi Rp 665.
