IHSG Diprediksi bergerak Mixed Hari Ini, Tiga Saham Ini Jadi Pilihan
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (27/8/2026), diproyeksikan bergerak mixed cenderung melemah dengan rentang pergerakan 6.340-6.500. Tiga saham, SMIL, MAPA, dan ICBP direkomendasikan beli.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa IHSG diprediksi bergerak mixed to negative dengan support 6.340–6.300 dan resistance 6.455–6.550. Secara teknikal, IHSG membentuk evening star setelah gagal menembus resistance trendline, sehingga berpotensi menguji MA20 di 6.340.
Baca Juga
Bos Bank Mandiri (BMRI) Kembali Pastikan Rekening Aktivis Pati Botok Kembali Dapat Digunakan
“Selama MA20 bertahan, struktur bullish jangka pendek masih terjaga. Katalis utama selanjutnya adalah aksi demonstrasi 27 Agustus. Kondisi aksi dan stabilitas keamanan akan menjadi perhatian utama investor; apabila berlangsung kondusif, tekanan terhadap IHSG berpotensi bersifat sementara, namun eskalasi dapat meningkatkan risk-off dan volatilitas pasar,” tulisnya.
Laju indeks juga akan dipengaruhi atas penurunan mayoritas indeks saham Wall Street setelah Dow Jones melemah 0,21%. Pelemahan juga melanda Nasdaq dan S&P500. Laju IHSG juga akan dipengaruhi penurunan harga minyak dan penguatan harga emas.
Terkait saham pilihan, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham SMIL dengan target harga Rp 415-430, MAPA dengan target harga Rp 690-710, dan ICBP dengan target harga Rp 7.950-8.150.
Baca Juga
Prabowo Dukung Pembukaan Lahan Pertanian 8.000 Hektare di Nagekeo
Kemarin, IHSG ditutup anjlok 95,98 poin (1,48%) menjadi 6.405, meski demikian pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 1,37 triliun. Net buy terbesar melanda saham DSSA melalui pasar negosiasi senilai Rp 1,40 triliun disusul BMRI Rp 257,32 miliar.
Kejatuhan IHSG tersebut dipicu atas penurunan seluruhk sektor saham, seperti sektor transportasi 4,15%, energi jatuh 2,61%, sektor industri turun 2,38%, konsumer primer 2,42%, properti 2,71%, infrastruktur 2,26%, teknologi 1,77%, material dasar 1,49%, dan keuangan 1,03%.
Meski IHSG ditutup anjlok, lima saham ini catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham TMPO naik 34,76% menjadi Rp 252, NICE naik 25% menjadi Rp 340, SAFE menguat 25% menjadi Rp 615, BIKE naik 24,50% menjadi Rp 620, dan LIFE naik 19,82% menjadi Rp 6.800. Meski tak ARA, JAST naik 21,98% menjadi Rp 111 dan FPNI menguat 20,91% menjadi Rp 665.
