IHSG Anjlok 0,75% Pagi Ini, Mayoritas Sektor Saham Catatkan Penurunan Signifikan
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/8/2026), bergerak turun tajam sebanyak 50 poin (0,75%) menjadi 6.448. Penurunan ini sejalan dengan gera pasar saham Asia yang cenderung melemah.
Pelemahan tersebut didukung atas penurunan seluruh sektor saham, seperti energi turun 1,45%, industri 0,57%, material dasar 0,76%, properti 0,74%, dan keuangan 0,73%. Sebaliknya saham teknologi masih naik tipis.
Meski IHSG melemah, sejumlah saham ini catatkan lompatan harga, seperti PICO meleat 30,43% menjadi Rp 214, SAFE menguat 20,93% menjadi Rp 595, dan NICE naik 17,65% menjadi Rp 580.
Baca Juga
Transisi Hijau TOBA Berbuah Hasil, Pendapatan Non-Batu Bara Kian Melonjak
Pada Senin (24/8/2026), IHSG ditutup melemah sebanyak 24,02 poin (0,37%) menjadi 6.501 dengan pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 350,72 miliar. Net sell terbanyak melanda BBRI senilai Rp 178,02 miliar, BUMI mencapai Rp 105,09 miliar, dan TPIA senilai Rp 89,28 miliar.
Penurunan indeks dipicu atas pelemahan mayoritas saham big cap, seperti BYAN, BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI. Penurunan juga dipicu pelemahan saham emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN dan TPIA.
Baca Juga
Penurunan juga dipengaruhi pelemahan mayoritas sektor saham, seperti konsumer non primer, energi, industri, kewehatan, properti, keuangan, dan infrastruktur. Sebaliknya satu-satunya sektor saham dengan kenaikan adalah material dasar mencapai 1,38%.
Meski IHSG ditutup turun, lima saham berikut justru catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PICO naik 34,31% menjadi Rp 184, ELIT naik 34,03% menjadi Rp 256, SAFE naik 24,87% menjadi Rp 492, EKAD menguat 24,52% menjadi Rp 386, dan POLU naik 20% menjadi Rp 13.650. Kenaikan pesat juga melanda saham CENT 24,42% menjadi Rp 107 dan GRIA mencapai 23,08% menjadi Rp 224.
