Review FTSE September 2026, Puluhan Saham RI Dihapus, Sebaliknya Tidak Ada Penambahan Baru
JAKARTA, investortrust.id – Hasil tinjauan tengah tahunan (Semi-Annual Review) FTSE Global Equity Index Series untuk periode September 2026 menghapus puluhan emiten Indonesia. Sebanyak 29 saham saham emiten Indonesia dikeluarkan dari daftar FTSE Russel Mid Cap hingga Micro Cap. Sebaliknya 10 saham turun peringkat dari Mid Cap menjadi Micro Cap.
Berdasarkan dokumen pengumuman resmi FTSE Russell, Jumat (21/8/2026), terungkap bahwa tidak ada satu pun saham perusahaan asal Indonesia yang berhasil masuk sebagai penghuni baru (inclusions) di kategori FTSE Large Cap dan FTSE Mid Cap pada periode ini.
Baca Juga
MSCI Hapus 9 Saham dari Daftar MSCI Small Cap, Ada ARTO, FILM, hingga SMGR
Sebaliknya penurunan kasta (downgrade) di kategori Mid Cap menimpa saham PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), karena dinilai gagal memenuhi kriteria kapitalisasi pasar yang dapat diinvestasikan (fail investable market cap level). Saham tersebut turung peringkat ke FTSE Micro Cap.
Eksodus besar-besaran juga terjadi pada kategori FTSE Small Cap, yaitu 10 emiten terpaksa turun kasta. Kesepuluh emiten tersebut meliputi BBYB, BJBR, BTPS, LPKR, LPPF, MNCN, PNLF, SMRA, SCMA, dan SILO.
Sebagian besar dari emiten small cap tersebut terdegradasi akibat tidak memenuhi batas investable market cap level. Sementara itu, saham SILO memiliki catatan tambahan, sehingga dikeluarkan, yakni karena masuk dalam daftar pantauan (fail surveillance list).
FTSE Micro Cap
Pukulan terberat justru terjadi di kategori FTSE micro cap. Tercatat sebanyak 28 saham perusahaan Indonesia dihapus sepenuhnya (exclusions) dari daftar indeks dan tidak dipindahkan ke kategori lain.
Baca Juga
Terungkap! Cara Cerdas Bank Jago (ARTO) Manfaatkan AI Tanpa Singkirkan Peran Karyawan
Beberapa nama besar dari sektor BUMN Karya turut menjadi korban penghapusan ini, di antaranya adalah ADHI dan PTPP. Keduanya didepak karena status fail micro cap investable market cap level. Sejumlah emiten swasta ternama juga harus rela keluar dari indeks Micro Cap akibat gagal memenuhi kriteria kapitalisasi pasar. Emiten-emiten tersebut antara lain ASSA, AGRO, DILD, PRDA, dan RALS. Selain itu, saham ALII harus dihapus dari indeks karena terjerat kriteria Fail Surveillance List.
Adapun deretan saham lainnya yang ikut terhapus dari kategori Micro Cap meliputi BVIC, CASS, CFIN, BWPT, WOOD, JTPE, JKON, MEDS, KEEN, MAIN, MAHA, MSTI, MDLA, MLPL, PBID, PANS, PNIN, ISSP, CARS, serta POWR. Keseluruhan emiten ini terdepak dengan alasan dominan tidak memenuhi level kapitalisasi pasar mikro yang dapat diinvestasikan.

