Pengendali Lepas 11,7 Juta Saham ke Publik, Reliance (RELI) Penuhi Ketentuan Free Float Saham
JAKARTA, investortrust.id – PT Reliance Capital Management (RCM) selaku pengendali dan pemegang saham mayoritas PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) melepas sebanyak 11,7 juta saham kepada public. Aksi ini bagian dari upaya memenuhi ketentuan free float Bursa Efek Indonesia (BEI).
Presiden Direktur RELI Akhabani mengatakan, transaksi tersebut dilakukan untuk memenuhi ketentuan BEI terkait kepemilikan saham oleh masyarakat (free float) minimal 15% dari jumlah saham yang tercatat di bursa.
"Transaksi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Perseroan dan pemegang saham mayoritas dalam memenuhi ketentuan Bursa Efek Indonesia terkait dengan pemenuhan jumlah saham yang dimiliki oleh masyarakat sebesar 15% dari jumlah saham yang dicatatkan di Bursa," ujar Akhabani dalam keterangan resmi, Jumat (7/8/2026).
Baca Juga
BEI Beberkan Penyebab Dana Asing Masih Kabur, Net Sell Saham Tembus Rp 72,53 Triliun
Sebelum transaksi, RCM menguasai sebanyak 1,54 miliar saham atau setara 85,65% dari total 1,8 miliar saham RELI yang tercatat di BEI. Usai menjual 11,7 juta saham kepada publik, kepemilikan RCM berkurang menjadi 1,529 miliar atau 84,99%.
Dengan transaksi tersebut, porsi kepemilikan saham oleh masyarakat meningkat menjadi di atas 15%, sehingga RELI telah memenuhi ketentuan free float yang berlaku di BEI.
Akhabani menegaskan, transaksi tersebut tidak mengubah status RCM sebagai pemegang saham mayoritas sekaligus pengendali perseroan. Setelah transaksi, RCM tetap menguasai 84,99% saham RELI, sehingga arah strategis maupun pengendalian perseroan tidak mengalami perubahan.
Baca Juga
IHSG Melesat hingga Tembus 6.409, Saham TPIA hingga ISAT Jadi Penopang
Adapun hingga semester I-2026, perseroan mencatatkan nilai transaksi saham nasabah senilai Rp 5,41 triliun atau 12,27% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 4,82 triliun. Transaksi obligasi juga melonjak 173,76% menjadi Rp 152,95 miliar dibandingkan Rp 55,87 miliar pada semester I-2025.
Sedangkan laba tahun berjalan RELI mencapai Rp 3,01 miliar dengan pendapatan sebesar Rp 15,49 miliar. Kinerja ini didukung peningkatan sub pendapatan transaksi bursa sebesar 31,22% menjadi Rp 8,74 miliar dari Rp 6,01 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Pendapatan RELI juga berasal dari pendapatan investasi dan pendapatan bunga.

