Reliance Sekuritas Rekomendasi Beli 4 Saham, Ada BUMI hingga TINS
JAKARTA, investortrust.id – Penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (6/7/2026), berpeluang menguat dengan rentang pergerakan 5.821-5.932. Empat sahamini, BUMI, ENRG, BULL, dan TINS, layak dicermati.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle terakhir IHSG membentuk formasi three white soldier (bullish pattern), berhasil menembus MA5, indikator Stochastic golden cross. “Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG berpeluang menguat dengan saham pilihan BUMI, ENRG, BULL, dan TINS,” tulisnya.
Baca Juga
Lelang Spektrum Jadi Katalis, Intip Peluang Kinerja dan Target Saham XLSmart (EXCL) Ini
Laju IHSG juga akan dipengaruhi penutupan perdagagangan bursa AS dikarenakan libur Hari Kemerdekaan. Adapun pagi ini, mayoritas pasar saham Asia dibuka menguat, seperti indeks Nikkei 225 menguat 0.65% dan Kospi naik 2.56%.
Terkait saham pilihan, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham BUMI dengan target harga Rp 160, ENRG dengan target harga Rp 1.250, BULL dengan target harga Rp 374, dan TINS dengan target harga Rp 3.870.
Pekan lalu, IHSG ditutup lanjutkan penurunan sebanyak 0,35% menjadi 5.875, dibandingkan pekan sebelumnya dengan pelemahan mencapai 4,55%. Meski demikian sejumlah sektor saham berhasil catatkan penguatan pesat pekan ini, yaitu saham sektor industry naik 4,86%. Kenaikan juga melanda saham sektor teknologi 2,24%, sektor material dasar 0,78%, sektor transportasi 1,17%, dan sektor property 0,90%. Sebaliknya saham sektorkeuangan, consumer primer, dan kesehatan masih melemah.
Baca Juga
Ditelepon Donald Trump, Independensi FIFA di Kasus Skorsing Folarin Balogun Dipertanyakan
Kenaikan indeks pekan lalu juga ditopang penguatan sejumlah saham big cap, seperti AMMN naik 4,79%, DCII naik 4,27%, ANTM menguat 8,12%, IMPC naik 10,22%, dan UNTR menguat 6,19%. Begitu juga dengan BREN naik 149%. Meski penurunan IHSG BEI melambat pekan ini, kinerja BEI masih terburuk di Asean.
Investor asing terpantau masih agresif merealisasikan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 2,73 triliun sepanjang pekan lalu. Net sell terbanyak datang dari saham BBRI mencapai Rp 1,07 triliun, BBCA senilai Rp 655,25 miliar, dan BMRI mencapai Rp 363,17 miliar.
