Reliance Sekuritas Jagokan 4 Saham, Ada BBRI dan BBCA
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (29/6/2026), berpeluang lanjutkan pelemahan dengan rentang pergerakan 5.830-5.960. dengan cenderung menguat. Adapun saham pilihan BBRI, MEDC, BBCA, dan MBMA.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk black spinning top, di bawah MA5 dan MA20, indikator Stochastic dead cross. “Kami memperkirakan IHSG mengalami penguatan. Berikut saham pilihan BBRI, MEDC, BBCA, dan MBMA,” tulisnya.
Baca Juga
BEI Akhirnya Unsuspensi Saham Bekasi Asri (BAPA), Penguatan masih Berlanjut?
Laju IHSG juga akan dipengaruhi penutupan pasar saham Wall Street yang melemah. Sentimen negatif disebabkan oleh masih dari penurunan tajam saham sektor teknologi di tengah upaya diplomatik di Timur Tengah. Adapun pagi ini, indeks Nikkei 225 dan Kospi dibuka melemah.
Terkait saham pilihan, Reliance Sekuritas merekomendasikan beli saham BBRI dengan target harga Rp 3.220, MEDC dengan target harga Rp 1.190, BBCA dengan target harga Rp 6.950, dan MBMA dengan target harga Rp 580.
Kemarin, IHSG ditutup menguat sebanyak 102,91 poin (1,72%) menjadi 5.896 dengan investor asing melanjutkan aksi jual (net sell) saham senilai Rp 537,25 miliar di seluruh pasar. Net sell terbanyak melanda saham saham CASA Rp 212,67 miliar, BRMI Rp 173,95 miliar, EMAS mencapai Rp 152,82 miliar, dan ASII Rp 87,46 miliar.
Baca Juga
Iran-AS Saling Serang, Perundingan Damai Ditangguhkan Sementara
Tekanan IHSG juga datang dari pelemahan hampir seluruh sektor saham dipimpin saham sektor material dasar dengan pelemahan 5%, sektor industri turun 4,24%, sektor infrastruktur turun lebih dari 4%, sektor energi melemah 2,62%, sektor konsumer primer turun 2,96%, dan sektor teknologi melemah 2,51%. Sebaliknya saham keuangan masih bisa naik tipis 0,03%.
Sebaliknya sejumlah saham berikut berhasil catatkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham BBRM naik 34,74% menjadi Rp 128 dan TRUS naik 25% menjadi Rp 350. Kenaikan pesat juga melanda saham ARTA sebanyak 23,15% menjadi Rp 2.660, BHAT naik 20,23% menjadi Rp 2.080, dan RICY menguat 19,72% menjadi Rp 85.

