Investor Asing Justru Kabur Rp 2,44 Triliun, Saat IHSG Melejit 7,57% Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) senilai Rp 2,44 triliun, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 404 poin (7,57%) ke 5.722 pada penutupan perdagangan Selasa (9/6/2026) ke level 5.722. Kenaikan harian ini menjadi yang tertinggi lebih dari lima tahun terakhir.
Net sell terbanyak melanda saham BBCA senilai Rp 490,46 miliar, BBRI sebanyak Rp 476,87 miliar, BMRI senilai Rp 267,76 miliar, TPIA mencapai Rp 261,25 miliar, dan AMMN mencapai Rp 141,58 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) terbanyak melanda saham MPRO sebanyak Rp 199,98 miliar, DILD mencapai Rp 93,42 miliar, GOTO mencapai Rp 24,39 miliar, TINS senilai Rp 11,13 miliar, dan PTRO mencapai Rp 10,29 miliar.
Baca Juga
IHSG Melonjak 7,57% Hari Ini, Analis Ungkap Sejumlah Faktor Penopang Ini
Adapun kenaikan IHSG hari ini dipicu lompatan seluruh sektor saham, seperti sektor energi dan material dasar menguat lebih dari 9%. Sektor industry menguat 8,55%, sektor keuangan naik 7,13%, sektor infrastruktur naik 7,37%, dan kenaikan terendah dicatatkan sektor property 2,36%.
Penguatan tersebut ditopang lompatan seluruh sektor saham, seperti seluruh saham emiten Prajogo Pangestu, yaitu TPIA, BRPT, CUAN, BREN, CDIA, dan PTRO melesat. Kenaikan pesat juga melanda saham big bank, seperti BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI.
Beberapa saham cetak kenaikan pesat hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham BABY menguat 34,62% menjadi Rp 140, AHAP naik 34,48% menjadi Rp 78, CTTH naik 34,38% menjadi Rp 129, SGRO naik 25% menjadi Rp 2.800, dan TRIN naik 25% menjadi Rp 430.
Baca Juga
Sentimen Investor Pulih Seiring Berkurangnya Ketidakpastian Politik
ARA juga melanda saham RAJA sebanyak 25% menjadi Rp 3.300, RATU naik 24,93% menjadi Rp 4.660, BUVA menguat 24,55% menjadi Rp 685, MLPT naik 20% menjadi Rp 15.000, dan PGUN naik 19,65% menjadi Rp 6.850.
Kemarin IHSG ditutup anjlok sebanyak 252,62 poin (4,52%) menjadi 5.342 dengan investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 447,05 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBCA senilai Rp 489,11 miliar, BBRI mencapai Rp 298,49 miliar, dan TLKM Rp 135,96 miliar.

