Telkom Luncurkan AIcosystem, Perkuat Ekosistem AI Terintegrasi untuk Berbagai Sektor Industri
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menghadirkan AIcosystem, sebuah ekosistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terpadu yang menyatukan kapabilitas AI di lingkungan TelkomGroup untuk mendukung pemanfaatan AI di berbagai sektor industri serta menghadirkan solusi yang relevan bagi kebutuhan bisnis dan masyarakat.
Peluncuran AIcosystem dilakukan oleh Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi, serta Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni (UKP Muda Seni) Raffi Ahmad di Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Seiring transformasi digital yang terus dijalankan TelkomGroup, kehadiran AIcosystem menegaskan posisi Telkom sebagai Indonesia’s End-to-End AI Ecosystem Enabler melalui pengembangan kapabilitas AI yang mencakup infrastruktur, platform, hingga solusi dan aplikasi.
Baca Juga
Perkuat Strategi Penurunan Emisi, Telkomsel (TSEL) Operasikan 1.361 BTS Tenaga Surya
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini mengatakan, AIcosystem merupakan wujud komitmen Telkom untuk menghadirkan AI sebagai fondasi transformasi digital yang memberikan nilai nyata bagi Indonesia.
“AI bukan hanya perkembangan teknologi masa kini, melainkan fondasi baru transformasi digital yang perlu dibangun secara kolaboratif dan berkelanjutan. Dengan AIcosystem, kami menyatukan seluruh kekuatan AI TelkomGroup agar Indonesia memiliki ekosistem AI yang solid, terintegrasi, dan mampu menciptakan dampak nyata bagi masyarakat, dunia usaha, dan daya saing bangsa,” ujar Dian dalam agenda peluncuran AIcosystem bertajuk Beyond Innovation, Impact for the Nation.
Menurut Dian, AIcosystem juga menjadikan TelkomGroup sebagai kolaborator dan jembatan bagi berbagai lapisan masyarakat untuk mengoptimalkan pemanfaatan AI dalam aktivitas bisnis maupun kehidupan sehari-hari.
AIcosystem dirancang untuk mengorkestrasi berbagai kapabilitas AI TelkomGroup dalam satu arah strategis guna menghadirkan solusi yang lebih relevan dan bernilai tambah. Melalui ekosistem ini, pengembangan AI yang sebelumnya dilakukan oleh masing-masing Operating Company (OpCo) dapat terhubung dan bergerak lebih sinergis.
Ekosistem tersebut menghimpun berbagai portofolio AI TelkomGroup, mulai dari Telkom AI Center of Excellence (AI CoE), Telkomsel AI, Neutra Compute dari NeutraDC, AI Infomedia, AI Digiserve, hingga Telkom University.
Baca Juga
Pendapatan Telkom (TLKM) Naik 1,5% di Kuartal I-2026, Transformasi TLKM 30 Mulai Berbuah
Sebagai salah satu penggerak utama AIcosystem, Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) berperan dalam pengembangan AI melalui lima pilar utama, yakni AI Campus, AI Playground, AI Connect, AI Hub, dan AI Native.
Kelima pilar tersebut dirancang untuk mendorong adopsi AI yang lebih luas melalui penguatan talenta digital, kolaborasi lintas sektor, serta pengembangan solusi yang relevan dan berdampak.
AI Campus berfokus pada kolaborasi dengan dunia akademik untuk pengembangan talenta dan riset AI. Sementara AI Playground membuka ruang eksplorasi dan pemanfaatan AI bagi pengembang maupun komunitas. AI Connect mempertemukan kampus, industri, komunitas, dan Telkom dalam ekosistem kolaboratif, sedangkan AI Hub mempercepat transformasi ide menjadi solusi yang siap digunakan. Adapun AI Native mendorong penerapan AI dalam proses kerja internal TelkomGroup agar lebih cepat, cerdas, dan efisien.
Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan AIcosystem mengusung pendekatan fullstack AI yang dibangun secara end-to-end. “AIcosystem dibangun dengan pendekatan fullstack sehingga TelkomGroup tidak hanya menghadirkan solusi dalam bentuk aplikasi, tetapi juga memperkuat fondasi AI-nya melalui infrastruktur, data, model, dan platform. Pendekatan ini memungkinkan solusi yang lebih aman dengan security yang berlapis, scalable, dan relevan dengan kebutuhan bisnis maupun layanan publik di Indonesia. TelkomGroup siap mendukung seluruh adopsi dan kebutuhan solusi AI ke depan,” jelas Faizal.
Pendekatan fullstack AI tersebut mencakup tiga lapisan utama, yakni AI Infrastructure, AI Models & Platforms, serta AI Solutions & Applications.
Pada lapisan AI Infrastructure, Telkom menyediakan dukungan data center, GPU, CPU, dan memory sebagai fondasi komputasi AI. Sementara pada AI Models & Platforms, Telkom mengembangkan AI platform, big data platform, data aggregator, hingga Large Language Model (LLM) yang mencakup Bahasa Indonesia.
Adapun pada AI Solutions & Applications, TelkomGroup telah menghadirkan berbagai aplikasi dan use case yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik industri maupun layanan publik. Perseroan menilai langkah tersebut sekaligus membuka peluang pengembangan bisnis digital seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap solusi AI yang semakin cerdas dan berbasis data.

