Sukses Pertahankan Zero Fatality, Cipta Kridatama (CK) Ungkap Bantuan Inovasi Ini
JAKARTA, Investortrust.id – Anak usaha PT ABM Investama Tbk (ABMM), PT Cipta Kridatama (CK), berhasil mempertahankan zero fatality selama tiga tahun berturut-turut sejak 2023. Perseroan juga berhasil mencatat frequency rate yang tetap berada di bawah ambang batas industri.
Selain itu, empat site operasional CK di Sumatra dan Kalimantan juga menerima penghargaan Zero Accident pada 2025. Capaian tersebut menunjukkan implementasi disiplin keselamatan yang dijalankan secara konsisten di lapangan.
Atas keberhasilan tersebut CK menyabet penghargaan Gold Winner dari IMSA 2026. Penghargaan ini juga didukung penerapan sejumlah inovasi keselamatan. Salah satunya adalah fatigue-triggered auto-braking system yang dikembangkan bersama mitra perusahaan. Teknologi tersebut mampu untuk mendeteksi kelelahan operator dan memicu pengereman otomatis, termasuk menghentikan truk bermuatan yang melaju dengan kecepatan 50 kilometer per jam dalam jarak kurang dari 30 meter.
Baca Juga
ABM Investama (ABMM) Bidik Pertumbuhan Berkelanjutan, Perluas Portofolio Tambang dan Logistik
Sedangkan dari sisi sumber daya manusia, perusahaan memperkuat budaya keselamatan melalui Advance Development Operator Program (ADOP), Training Need Analysis, serta tingkat sertifikasi kompetensi yang mencapai 99%-100% bagi pengawas dan tenaga teknis.
Direktur PT Cipta Kridatama Roni Setyawan menegaskan keselamatan menjadi fondasi utama dalam menjalankan bisnis perusahaan. “Kami percaya bahwa pertumbuhan bisnis hanya bermakna jika dibangun di atas fondasi keselamatan yang aman dan bertanggungjawab. Tidak ada kompromi dalam hal keselamatan operasi karena itu menjadi prasyarat dasar setiap kegiatan usaha. Setiap insan yang bekerja di area tambang harus pulang dengan selamat ke keluarganya,” jelas Roni.
Menurut dia, penghargaan IMSA 2026 tersebut mencerminkan investasi jangka panjang perusahaan dalam penguatan kompetensi, inovasi, teknologi keselamatan, serta implementasi good mining practices di seluruh lini operasional CK di Sumatra dan Kalimantan.
Baca Juga
Komitmen ESG Antarkan ABM Investama (ABMM) Raih Kredit Rp 4,2 Triliun
Selain itu, CK konsistensi menjalankan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Bersama mitra di Kalimantan Selatan, CK mengembangkan program Biotron atau Biochar Three in One, yakni inovasi pembuatan pupuk organik yang dirancang untuk memperbaiki kualitas tanah, meningkatkan produktivitas pertanian, serta mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.
Program tersebut telah diterapkan di Kabupaten Tanah Bumbu dan wilayah operasional Borneo Indobara melalui kolaborasi dengan Balai Besar Pelatihan Pertanian Binuang dan Balai Penyuluh Pertanian Kusan Hulu.

