IHSG Diprediksi Bergerak Terbatas Hari Ini , Saham MDKA dan TINS Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (5/6/2026), diprediksi bergerak terbatas dalam rentang 5.813-6.060. Adapun saham MDKA dan TINS jadi pilihan utama hari ini.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa minimnya katalis positif dan ketidakpastian yang terjadi membuat IHSG bergerak terbatas. Selain itu, pasar akan mencermati pergerakan mata uang rupiah dan rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat atau nonfarm payrolls yang berpotensi mempengaruhi arah kebijakan suku bunga The Fed.
Baca Juga
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi lompatan pasar Wall Street semalam setelah Dow Jones ditutup menguat 1,73%. Kenaikan pesat juga melanda indeks S&P500 0,41%. Sebaliknya Nasdaq ditutup melemah.
Di tengah peluang pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham MDKA dengan target harga Rp 2.5902.850 dan TINS dengan target harga Rp 3.270-2.540. Sebalikya saham TPIA dan WIFI direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup anjlok sebanyak 101,29 poin (1,70%) menjadi 5.839 disertai dengan penjualan bersih (net sell) saham oleh investor asing senilai Rp 1,27 triliun. Net sell terbanyak kembali melanda saham BBCA Rp 475,51 miliar, BBRI senilai Rp 451,67 miliar, dan TPIA mencapai Rp 257,51 miliar.
Baca Juga
Unilever Bagikan Seluruh Keuntungan 2025, Dividen Final Rp 114 per Saham
Penurunan indeks juga sejalan dengan kejatuhan seluruh sektor saham, seperti industri anjlok 4,07%, konsumer non primer 2,36%, sektor properti 3,28%, sektor keuangan 2,04%, dan sektor konsumer primer 1,48%.
Kejatuhan tersebut juga dipicu penurunan signifikan saham big cap, TPIA, BRPT, MORA, INTP, DSSA, hingga INTP. Bahkan saham big cap, seperti BBNI anjlok lebih dari 4%, BBRI anjlok lebih dari 3%, adapun BMRI dan BBCA turun nyaris 2%. Sebaliknya saham ESTI naik hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 34,58% menjadi Rp 144 dan MSIN cetak ARA 24,45% menjadi Rp 570.

