Singara (SINI) Rights Issue Rp 3,60 Triliun, Prajogo dan Hapsoro Gunakan Hak
JAKARTA, investortrust.id – PT Singaraja Putra Tbk (SINI) akan menggelar penerbitan saham baru (rights issue) senilai Rp 3,60 riliun. Happy Haposoro sebagai pemilik manfaat terakhir akan ikut merealisasikan haknya sekaligus ikut menjadi pembeli siaga.
SINI dalam pengumuman resminya menyebutkan akan menerbitkan sebanyak 721,5 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp 5.000 per saham. Harga pelaksanaan tersebut jauh di bawah harga penutupan saham SINI kemarin level Rp 12.000.
Baca Juga
Wall Street Pecah Rekor Lagi, Dow Melonjak Lebih 200 Poin, S&P 500 Tembus 7.600 Pertama Kali
Para pemegang saham pengendali perseroan telah menyatakan komitmennya untuk melaksanakan sebagian Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dalam Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu I (PMHMETD I) dengan nilai sedikitnya Rp 900 miliar.
Berdasarkan Surat Pernyataan Pemegang Saham SINI terkait pelaksanaan dan pengalihan HMETD tertanggal 2 Juni 2026, PT Autum Prima Indonesia (API), Batubara Development Pte. Ltd. (BBD), dan Hapsoro selaku pemegang saham pengendali menyatakan akan melaksanakan sebagian HMETD yang menjadi hak masing-masing.
API tercatat memiliki 144,3 juta saham atau setara 30,00% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan. Sementara BBD memiliki 78,03 juta saham atau 15,49%, sedangkan Hapsoro menguasai 43,29 juta saham atau 9,00%.
Baca Juga
Laba Petrosea (PTRO) Meroket di 2025, Strategi Diversifikasi Jadi Kunci
“Secara bersama-sama, ketiga pemegang saham pengendali tersebut menyatakan akan melaksanakan paling sedikit 180 juta HMETD dalam PMHMETD I dengan nilai Rp 900 miliar,” tulis pengumuman resmi tersebut.
Di sisi lain, PT Kreasi Jasa Persada (KJP) yang memiliki 94,94 juta saham atau setara 19,74% dari modal ditempatkan dan disetor penuh SINI memutuskan untuk mengalihkan seluruh HMETD yang menjadi haknya kepada perusahaan yang dikendalikan Prajogo Pangestu, PT Petrosea Tbk (PTRO). Jumlah HMETD yang akan dialihkan mencapai 142,41 juta HMETD dengan nilai Rp712,05 miliar.
Sementara itu, PTRO melalui surat pernyataan komitmen menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi porsinya dalam PMHMETD I sebanyak maksimal 1,818 juta HMETD. PTRO juga menyatakan kesediaannya menerima dan melaksanakan seluruh HMETD yang dialihkan oleh KJP sebanyak maksimal 142,41 juta HMETD.
Baca Juga
Dengan demikian, total HMETD yang berpotensi dilaksanakan PTRO mencapai 144,228 juta HMETD, yang terdiri atas haknya sendiri dan HMETD hasil pengalihan dari KJP. Saat ini, PTRO memiliki 1,212 juta saham atau setara 0,252% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.
PTRO bertindak sebagai pembeli siaga sisa saham SINI dengan target mencapai Rp580,9 miliar. Dengan demikian, PTRO berpotensi menjadi pihak yang menyerap saham yang tidak diambil oleh pemegang HMETD maupun yang tidak terserap dalam proses penjatahan saham tambahan.

