Net Sell Saham Rp 1,39 Triliun, TPIA hingga PTRO Diobral Pemodal Asing
JAKARTA, investortrust.id – Investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham mencapai Rp 1,39 triliun, meski indeks harga saham gabungan (IHSG) Burs Efek Indonesia (BEI), Selasa (2/6/2026), ditutup melesat 68,05 poin (1,11%) menjadi 6.195.
Net sell terbanyak melanda saham TPIA senilai Rp 254,59 miliar, ASII mencapai Rp 244,22 miliar, BRPT senilai Rp 156,07 miliar, PTRO mencapai Rp 106,87 miliar, dan MAPI senilai Rp 88,86 miliar.
Baca Juga
Dividend Yield Kompetitif, Saham BCA (BBCA) Punya Prospek Jangka Panjang yang Kuat
Sebaliknya pembelian bersih (net buy) terbanyak melanda saham ANTM senilai Rp 108,66 miliar, CUAN mencapai Rp 69,76 miliar, AMRT mencapai Rp 68,61 miliar, ADRO senilai Rp 52,58 miliar, dan AMMN mencapai Rp 34,29 miliar.
Adapun penurunan indeks hari ini ditopang lompatan saham big cap, khususnya emiten Prajogo Pangestu seperti BREN melesat hingga auto reject atas (ARA) sebanyak 24,85% menjadi Rp 4.120, CUAN melambung 24,60% menjadi Rp 785, dan TPIA naik 6,44% menjadi Rp 1.900. Kenaikan juga didukung ARA saham DSSA sebanyak 25% menjadi Rp 615.
Adapun sektor saham pendongkrak IHSG datang dari kenaikan saham sektor energi 1,61%, sektor material dasar 1,32%, sektor keuangan 0,27%, dan sektor infrastruktur 0,64%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor teknologi, properti, kesehatan, dan transportasi.
Baca Juga
Laba Bersih MINE Turun pada Kuartal I-2026, Pendapatan Melonjak 18,1%
Adapun saham dengan kenaikan hingga ARA sepanjang hari ini, yaitu BEER naik 34,94% menjadi Rp 112, NZIA naik 34,85% menjadi Rp 178, KUAS naik 34,07% menjadi Rp 122, DSSA naik 25% menjadi Rp 615, BREN anik 24,85% menjadi Rp 4.120, CUAN naik 24,60% menjadi Rp 785, dan APLI naik 24,43% menjadi Rp 326.
Pekan lalu, IHSG ditutup torehkan penurunan sebanyak 0,56% menjadi 6.162 sepanjang pekan ini. Penurunan tersebut berbanding terbalik dengan pasar saham dunia yang cenderung naik, bahkan cetak rekor tertinggi. Tekanan utama indeks pekan lalu datang dari kejatuhan saham big cap, seperti BBCA anjlok 3,39%, ASII melemah 7,41%, BBRI turun 3,28%, dan AMRT anjlok 19,3%.

