Telkom Gelar RUPST 2026 Awal Juni, Agendakan 'Buyback' Saham dan Perombakan Pengurus
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk alias TLKM secara resmi mengundang para pemegang sahamnya untuk hadir di Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin, 8 Juni 2026.
Disampaikan Jati Widagdo selaku SVP Corporate Secretary dalam keterbukaan informasi yang dikirim ke otoritas bursa pada Sabtu (16/5/2026), emiten telekomunikasi merah putih ini akan melaksanakan rapat secara penuh melalui sistem elektronik menggunakan platform eASY.KSEI.
Pihak manajemen mengumumkan bahwa pemegang saham yang berhak untuk hadir, mengeluarkan suara, dan terlibat langsung dalam pengambilan keputusan strategis ini adalah mereka yang namanya tercatat resmi dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per tanggal penutupan pencatatan atau recording date pada 13 Mei 2026.
Dalam RUPST ini, perseroan telah menyusun delapan agenda yang akan membutuhkan persetujuan dan pengesahan dari para pemegang saham. Agenda pertama berfokus pada persetujuan Laporan Tahunan, pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan, serta Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris. Bersamaan dengan itu, rapat akan mengesahkan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil Tahun Buku 2025, yang sekaligus akan memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada jajaran Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan serta pengawasan yang telah mereka jalankan selama periode tahun lalu.
Baca Juga
Saham Telkom (TLKM) Layak Beli, Infranexia dan Dividen Jumbo Jadi Pendorong
Selain evaluasi kinerja operasional, agenda berikutnya akan menentukan arah kebijakan finansial dan kompensasi internal perusahaan. Pemegang saham akan memutuskan penetapan penggunaan laba bersih perseroan tahun buku 2025, termasuk formula pembagian dividen yang dinantikan pasar.
Selanjutnya, rapat juga akan menetapkan besaran gaji, honorarium, fasilitas, dan tunjangan tahun buku 2026, serta remunerasi berbasis kinerja tahun buku 2025 bagi seluruh pengurus perseroan.
Agenda keempat adalah penetapan Akuntan Publik atau Kantor Akuntan Publik yang akan ditunjuk mengaudit laporan keuangan konsolidasi dan laporan program pendanaan usaha mikro kecil untuk periode tahun buku 2026.
Berikutnya, Telkom juga mengagendakan persetujuan terkait pembelian kembali saham atau buyback perseroan di pasar. Tidak kalah strategis, forum ini juga akan membahas pendelegasian kewenangan dari RUPS kepada pihak yang ditunjuk untuk menyetujui Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) periode tahun 2026-2030 serta Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2027 beserta perubahannya.
Selanjutnya perseroan juga memasukkan agenda perubahan Anggaran Dasar serta agenda sensitif mengenai perubahan susunan pengurus perseroan yang berpotensi menyegarkan formasi manajemen.

