Data CPI AS Berisiko Seret Bitcoin Kembali Jatuh ke Level US$ 76.000
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – Bitcoin (BTC) mengawali pekan dengan konsolidasi di sekitar level US$ 81.500. Financial Expert Ajaib Kripto Panji Yudha mengatakan, fokus utama pelaku pasar hari ini tertuju pada rilis data Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat (AS) periode April yang diprediksi memicu volatilitas tinggi.
Ekonom memproyeksikan CPI tahunan naik ke 3,7% dari 3,3% pada Maret akibat lonjakan harga minyak dunia yang naik ke atas US$ 100.
“Bitcoin wajib bertahan di atas support psikologis US$ 80.000. Jika data CPI lebih tinggi dari ekspektasi, BTC berisiko terseret ke zona support selanjutnya di US$ 76.000,” jelas Panji pada Selasa (12/5/2026).
Baca Juga
ETF Bitcoin Catat Rekor 6 Pekan 'Inflow', Harga BTC Stabil di Atas US$ 80.000
Namun hingga pukul 17.25 WIB, Bitcoin terpantau bertengger di level US$ 80.786 atau turun 0,51% dalam 24 jam terakhir. Total kapitalisasi pasar BTC di waktu yang sama, mencatatkan angka US$ 1,61 triliun.
ETF Bitcoin Morgan Stanley (MSBT) mencatat, performa impresif Bitcoin dengan arus masuk US$ 193,6 juta pada bulan pertama tanpa adanya outflow, memperkuat fondasi BTC di tengah ketidakpastian geopolitik.
Hari ini pasar kripto diwarnai peluncuran ETF Hyperliquid (HYPE) oleh 21Shares dengan ticker 'TYPE' di bursa. Fund ini mengusung biaya manajemen rendah sebesar 0,3%. Sementara, $SOL melesat lebih dari 15% dalam sepekan terakhir, mendekati level US$ 100.
Baca Juga
Bitcoin Justru Menguat Usai Trump Sebut Proposal Damai Iran Tak Dapat Diterima
Sentimen positif didorong oleh progres Alpenglow consensus protocol upgrade yang semakin dekat dengan peluncuran mainnet. Alpenglow adalah peningkatan (upgrade) konsensus terbesar pada blockchain Solana, dirancang untuk menggantikan mekanisme Tower BFT dan Proof-of-History guna meningkatkan efisiensi jaringan.
Di sisi lain, saham Circle ($CRCLX) melonjak 20% pasca-laporan pendapatan kuartal I 2026. Meskipun pendapatan sebesar US$ 694 juta atau sedikit di bawah estimasi, pertumbuhan sirkulasi USDC yang kuat mendorong EPS naik ke US$ 0,21 dan melampaui ekspektasi pasar.
Panji pun menyimpulkan, hari ini Bitcoin berpotensi bergerak dalam rentang harga US$ 80.000 hingga US$ 82.000. Sedangkan Ethereum berpotensi bergerak di sekitar US$ 2.250 hingga US$ 2.400.

