Transisi ke ICEx, OSL Indonesia Migrasi Sistem hingga Minta Pengguna Gunakan VA Baru
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - PT Multikripto Exchange Indonesia (OSL Indonesia) akan melakukan transisi keanggotaan bursa dari PT Central Finansial X (CFX) ke PT Fortuna Integritas Mandiri (ICEx), serta lembaga kliring dari PT Kliring Komoditi Indonesia (KKI) ke PT Pranata Karya Solusi (CACI). Proses migrasi ini tidak dikenakan biaya kepada seluruh pengguna.
OSL Indonesia akan melakukan pemeliharaan sistem guna memastikan proses migrasi berjalan aman dan optimal. Pemeliharaan dijadwalkan mulai Rabu, 6 Mei 2026 pukul 23.00 WIB hingga Kamis, 7 Mei 2026 pukul 01.00 WIB, dengan durasi sekitar dua jam. Selama periode tersebut, sejumlah fitur pada platform akan dinonaktifkan sementara, termasuk penyetoran dan penarikan dana maupun aset kripto, serta seluruh aktivitas perdagangan seperti beli, jual, dan pertukaran.
Baca Juga
OSL Group Kantongi Pendanaan US$ 200 Juta, Percepat Ekspansi Stablecoin Global
"Seluruh fitur akan kembali beroperasi secara normal pada Kamis, 7 Mei 2026 pukul 01.00 WIB. Pengguna dapat mengelola aktivitas transaksi sebelum dan/atau setelah periode pemeliharaan berlangsung," tulis manajemen dalam siaran pers, Rabu (6/5/2026).
Setelah proses migrasi selesai, nomor virtual account (VA) pengguna akan mengalami perubahan. Oleh karena itu, pengguna diimbau untuk menggunakan nomor VA baru untuk transaksi setelah waktu pemeliharaan berakhir dan tidak lagi menggunakan nomor VA lama yang sudah tidak berlaku.
Baca Juga
Diakuisisi Perusahaan Asal Hong Kong, Koinsayang Ganti Nama Jadi OSL Indonesia
OSL Indonesia menjamin bahwa seluruh data, dana, aset keuangan digital, serta hak pengguna tetap aman selama proses berlangsung. Proses migrasi ini tidak memerlukan tindakan tambahan dari pengguna. Pengguna dapat mengelola seluruh kegiatan, langkah, dan keputusan secara mandiri sebelum dan/atau sesudah waktu pemeliharaan.
"OSL Indonesia akan memberikan edukasi, serta penanganan atas pertanyaan yang mungkin timbul sehubungan dengan proses migrasi ini," tambah manajemen.

