Pendaftaran Ditutup 4 Mei, Empat Paket Calon Direksi BEI Masuk ke OJK
JAKARTA, investortrust.id – Proses pengajuan paket calon direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi ditutup pada 4 Mei 2026, sesuai batas waktu yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sejumlah nama petinggi lembaga pasar modal, mulai dari internal BEI hingga PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), turut masuk dalam bursa pencalonan.
Tercatat, empat paket calon direksi telah terkonfirmasi mendaftarkan diri ke OJK. Beberapa di antaranya berasal dari internal BEI serta lembaga penunjang pasar modal.
Baca Juga
OJK Belum Terima Paket Calon Direksi BEI, Batas Pengajuan 4 Mei 2026
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengonfirmasi telah mengajukan paket pencalonan direksi.
“Sudah (mengajukan),” kata Jeffrey saat dihubungi investortrust.id, Senin (4/5/2026).
Susunan paket yang diajukan mencakup Irvan Susandy, R. Haidir Musa, Irwan Abdalloh, R. M Irwan, Abdul Munim, serta Atep Salyadi Dariah Saputra.
Baca Juga
OJK Terima Dua Paket Calon Direksi Bursa Efek Indonesia Periode 2026-2030, Diumumkan 4 Mei 2026
Selain itu, Direktur Utama KPEI, Iding Pardi, menyatakan telah mengajukan paket calon direksi ke OJK pada pekan lalu. “Sudah (mengajukan). Per Rabu minggu lalu kami sudah submit ke OJK,” ujar Iding kepada investortrust.id.
Paket yang diajukan Iding berisikan sejumlah nama, yakni Zaki Mubarak, Yulianto Aji Sadono, Umi Kulsum, Ahmad Subagja, Yohannes Liauw, dan Andre Tjahjamuljo.
Sebagai informasi, BEI dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Juni 2026 untuk menetapkan jajaran direksi baru periode 2026–2030. RUPSLB tersebut akan menjadi tahap akhir dalam menentukan kepemimpinan baru di tubuh BEI.

