Matahari Department Store (LPPF) Ganti Nama Menjadi MDS Retailing
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mengumumkan perubahan nama perseroan menjadi PT MDS Retailing Tbk, menandai babak baru dalam transformasi berkelanjutan perseroan menjadi jaringan ritel multi-konsep.
“Perubahan nama menjadi PT MDS Retailing mencerminkan transformasi perseroan menjadi jaringan ritel multi-konsep, seiring langkah kami untuk bertumbuh melampaui model bisnis berformat tunggal menjadi perusahaan yang mengelola berbagai merek dan konsep pengalaman belanja yang lebih relevan,” ujar CEO MDS Retailing Monish Mansukhani dikutip pada Rabu (22/4/2026).
Manajemen menegaskan, perubahan dimaksud terbatas pada tingkat entitas perseroan dan tidak berdampak pada operasional gerai, merek, maupun pengalaman pelanggan, yang tetap berjalan dengan nama merek masing-masing sebagaimana yang sudah dikenal saat ini, termasuk ‘Matahari’ atau ‘Matahari Department Store’.
Sebagai salah satu peritel di Indonesia, dengan pengalaman lebih dari 60 tahun, MDS memiliki jaringan 140 gerai lebih di hampir 80 kota di seluruh Indonesia. Nama baru MDS pun disebut mencerminkan ekspansi strategis perseroan, dari format department store tunggal menjadi jaringan ritel yang lebih luas yang mengembangkan dan mengoperasikan berbagai merek dan konsep.
Saat ini, portofolio lini usaha perseroan terdiri atas, Matahari Department Store untuk kebutuhan fesyen dan gaya hidup keluarga, yang tetap beroperasi dengan nama merek Matahari. Kemudian merek SUKO, menawarkan produk esensial sehari-hari yang minimalis dan fungsional, dan kini hadir di lima lokasi meliputi Jakarta, Bekasi, dan Surabaya.
Baca Juga
LippoLand Perkuat Kawasan Komersial di Lippo Karawang Lewat Kehadiran The Hive @ K Town Boulevard
Selanjutnya terdapat merek ZES fashion urban kontemporer dengan estetika modern yang sleek, yang saat ini hadir melalui dua monostore di Jakarta dan Bekasi. Merek baru lain yang diperkenalkan adalah MU+KU dengan konsep toko yang menyediakan berbagai merek terkurasi, menghadirkan pilihan baru, dan saat ini hadir di Jakarta dan Surabaya.
Perseroan juga terus mengembangkan dan memperkuat portofolio merek eksklusifnya, termasuk Nevada, COLE, Connexion, Little M, dan lainnya. Merek ini mencakup berbagai kategori, mulai dari kebutuhan kasual dan keluarga, hingga gaya yang lebih fashion-forward dan kontemporer.
Ke depannya, perseroan berencana terus mengembangkan berbagai konsep tersebut menjadi jaringan ritel yang lebih luas dan terintegrasi, guna memperkuat kemampuannya dalam melayani berbagai segmen pelanggan sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru.
“Kami tetap berkomitmen untuk berinovasi, beradaptasi dengan perubahan kebutuhan konsumen, dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” pungkas Monish.

