Kenaikan Laba Astra Otoparts (AUTO) Berlanjut di Kuartal I-2026, Pendapatan Tumbuh Segini
JAKARTA, investortrust.id – PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) berhasil mempertahankan pertumbuhan kinerja pada kuartal I-2026. Labaperiode berjalan mencapai Rp 569,05 miliar, dibandingkan Rp 530,81 miliar pada kuartal I-2025.
Manajemen anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) ini dalam rilis laporan kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (21/4/2026), menyebutkan bahwa kenaikan laba tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan bersih AUTO menjadi Rp 5,26 triliun pada kuartal I-2026, dibandingkan periode sama tahun sebelumnyaRp 4,89 triliun.
Baca Juga
Total Dividen Astra Otoparts (AUTO) Tembus Rp 1,1 Triliun, Nilai per Sahamnya Segini
Dari sisi profitabilitas, laba bruto tercatat AUTO sebesar Rp 841,87 miliar atau meningkat dari Rp 796,08 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Namun, beban operasional juga mengalami kenaikan, tercermin dari beban penjualan sebesar Rp 265,29 miliar dan beban umum serta administrasi Rp 265,85 miliar.
Kontribusi dari entitas asosiasi dan ventura bersama tetap menjadi salah satu penopang kinerja, dengan bagian atas laba bersih mencapai Rp 291,20 miliar, naik dari Rp 255,56 miliar pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, penghasilan keuangan tercatat sebesar Rp 58,29 miliar, biaya keuangan relatif terkendali di Rp 9,06 miliar. Perseroan juga mencatat penghasilan lain-lain sebesar Rp 30,43 miliar, di tengah beban lain-lain sebesar Rp 12,41 miliar.
Baca Juga
Belasan Emiten Umumkan Dividen, UNTR dan ITMG Dominasi Nilai Terbesar
Alhasil, laba sebelum pajak penghasilan meningkat menjadi Rp 669,18 miliar dari Rp 605,56 miliar. Setelah dikurangi beban pajak sebesar Rp 100,13 miliar, laba bersih periode berjalan mencapai Rp 569,05 miliar.
Sebelumnya, RUPST Astra Otoparts (AUTO) menetapkan total dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp 1,1 triliun atau Rp 229 per saham. Nilai ini setara 50% dari laba bersih 2025 yang sebanyak Rp 2,2 triliun.
Dividen tersebut terdiri atas dividen interim sebesar Rp 59 per saham atau Rp 284,36 miliar yang telah dibagikan pada 24 Oktober 2026. Sisanya dividen final Rp 170 per saham atau Rp 819,35 miliar secara total yang akan dibayarkan pada 15 Mei 2026.

