Ajak Masyarakat Hemat Pakai BBM, Bahlil: Mobil Cukup 50 Liter Sehari
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih bijak dalam mengkonsumsi bahan bakar minyak (BBM), utamanya di tengah kondisi geopolitik yang tidak menentu seperti sekarang.
Bahlil tidak memungkiri, ketegangan geopolitik yang terjadi di Timur Tengah telah membuat sejumlah negara mengambil langkah antisipatif dalam menghemat penggunaan energi, utamanya BBM. Sebab, gejolak di Timur Tengah tersebut menyebabkan ditutupnya Selat Hormuz yang merupakan salah satu jalur pelayaran energi paling strategis di dunia yang dilalui sekitar 20% perdagangan minyak dunia.
“Saya mengajak kepada semua masyarakat bahwa dalam kondisi seperti ini tidak bisa pemerintah bekerja sendiri. Kita membutuhkan dukungan kerja sama dari masyarakat. Caranya seperti apa? Kita harus melakukan pembelian BBM dengan wajar dan bijak,” kata Bahlil dalam konferensi pers, Selasa (31/3/2026).
Bahlil mengatakan bahwa dirinya yang merupakan mantan sopir angkot paham betul berapa konsumsi BBM yang diperlukan untuk sebuah mobil dalam sehari. Menurutnya, konsumsi BBM 50 liter sudah lebih dari cukup untuk sebuah mobil dalam sehari.
Baca Juga
Pemerintah Segera Atur Skema WFH Swasta, Menaker: Pengumumannya InsyaAllah Besok
“Dalam pandangan kami sebagai mantan sopir angkot, wajar dan bijak itu kalau isi mobil satu hari 50 liter, itu tangki sudah penuh satu hari. Jadi kita akan mendorong ke sana (langkah penghematan energi). Yang tidak terlalu penting-penting, kami mohon agar kita juga bisa lakukan dengan bijak,” tegas Bahlil.
Lebih lanjut Bahlil menerangkan bahwa angka 50 liter per hari itu adalah untuk jenis kendaraan mobil kecil. Sedangkan untuk kendaraan seperti truk dan bus menurutnya membutuhkan lebih banyak konsumsi BBM.
“Tetapi yang untuk 50 liter (per hari) untuk per mobil. Itu tidak berlaku untuk angkutan truk-truk. Truk kan harus lebih banyak, atau angkutan umum bus itu pasti lebih dari itu (konsumsi BBM-nya),” sebut Bahlil.

