Indonesia Mau Jadi Anggota OECD, Menko Perekonomian Ungkap Perkembangannya
Poin Penting
| ● | Indonesia memasuki tahap tinjauan teknis dalam proses aksesi OECD. |
| ● | Pemerintah menerbitkan Kepres baru untuk memperkuat Tim Nasional OECD. |
| ● | Delegasi OECD meninjau langsung perkembangan reformasi dan kesiapan Indonesia. |
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan perkembangan Indonesia untuk bergabung menjadi anggota penuh Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (Organization for Economic Co-operation and Development/OECD).
Airlangga menyebut, Indonesia telah mengajukan initial memorandum sejak 2024 lalu. Saat ini, Indonesia masuk dalam periode tinjauan teknis. Indonesia sendiri telah menjadi key partners dari OECD sejak 2007.
Baca Juga
Menko Airlangga Minta Kadin Bantu Siapkan Strategi Kerek Perekonomian 2026
“Minggu ini tim sekretariat OECD, dipimpin Deputy Secretary General sedang melakukan kunjungan dan untuk melihat langsung bagaimana percepatan aksesi Indonesia untuk persiapan tinjauan teknis tersebut," ujar Airlangga pada konferensi pers di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (11/12/2025).
Hal itu disampaikan Airlangga seusai menggelar tapat koordinasi tingkat menteri tim nasional OECD dengan tim delegasi OECD yang dipimpin Deputy Secretary General OECD Amb Frantisek Ruzicka. Rapat tersebut dihadiri Menteri PANRB Rini Widyantini, Wakil Menteri Perdagangan Diah Roro Esti, hingga Wakil Ketua KPK Agus Joko Pramono.
Airlangga menjelaskan bahwa ada beberapa bidang kebijakan yang telah mulai tahap peninjauan teknis dengan OECD, yakni lingkungan, perdagangan, dan ekonomi digital. “Bidang-bidang tersebut didahulukan peninjauan mengingat kompleksitas dan peran pentingnya dalam membentuk ketahanan nasional untuk menghadapi tantangan global hari ini,” ucap dia.
Lebih lanjut, Airlangga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan Keputusan Presiden (Kepres) No. 30 tahun 2025 sebagai amendemen dari Kepres No. 17 Tahun 2024 mengenai Tim Nasional Aksesi OECD. Kepres ini menyesuaikan struktur tim nasional dengan Kabinet Merah Putih.
Baca Juga
Menko Airlangga Berharap Kadin Indonesia Persiapkan Diri Hadapi IEU-CEPA
Airlangga berharap, dengan keanggotaan Indonesia di OECD dapat menavigasi ketidakpastian dan kondisi multilateralism dan multipolarism di global. Kemudian aksesi Indonesia bergabung ke OECD ini diharapkan bisa menelurkan kebijakan-kebijakan yang bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
"Karena tujuannya adalah kebijakan yang lebih baik untuk kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera. Hari ini kami juga menyampaikan dan memperlihatkan kepada OECD bahwa proses yang Indonesia lakukan adalah transparan dan terbuka termasuk kepada teman-teman dari media cetak dan media elektronik," sebut Airlangga.

