Menko Airlangga Sebut Shutdown Pemerintah AS Buat Perundingan Dagang Terhenti
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto tak khawatir dengan shutdown government yang terjadi di Amerika Serikat (AS). Meski begitu, shutdown pemerintah AS membuat proses perundingan dagang terhenti.
“Ya dampaknya jelas, terkait dengan perundingan dagang kan dengan shutdown, ya berhenti dulu,” kata Airlangga, di kantornya, Jakarta, Jumat (3/10/2025).
Meski begitu, shutdown government tersebut tak memengaruhi finalisasi perundingan tarif antara Indonesia dengan Uni Eropa.
“Saya rasa enggak, enggak banyak pengaruh. Relatif kita sudah selesai semua,” ucap dia.
Baca Juga
Diberitakan, Pemerintah Amerika Serikat menutup sebagian besar operasinya pada Rabu (01/10/2025) setelah perpecahan politik yang dalam membuat Kongres dan Gedung Putih gagal mencapai kesepakatan pendanaan. Hal ini memicu kebuntuan yang berpotensi panjang dan melelahkan serta bisa mengakibatkan hilangnya ribuan pekerjaan federal.
Belum ada jalan keluar yang jelas dari kebuntuan ini, sementara berbagai lembaga memperingatkan penutupan pemerintah ke-15 sejak 1981 itu akan menghentikan rilis laporan ketenagakerjaan September yang ditunggu pasar, memperlambat perjalanan udara, menangguhkan penelitian ilmiah, menahan gaji pasukan AS, dan memicu cuti paksa terhadap 750.000 pegawai federal dengan biaya harian sebesar US$ 400 juta.
Dalam sejarah AS, penutupan pemerintah federal terpanjang berlangsung selama 35 hari, dari 22 Desember 2018 hingga 25 Januari 2019 yang terjadi pada masa pemerintahan pertama Presiden Donald Trump dan dipicu oleh kebuntuan politik terkait pendanaan tembok perbatasan AS-Meksiko.
Trump, sudah di jalur untuk mendorong keluar sekitar 300.000 pekerja hingga Desember, memperingatkan Demokrat di Kongres bahwa penutupan ini bisa membuka jalan bagi langkah-langkah “tidak bisa diubah” termasuk pemangkasan lebih banyak pekerjaan dan program.
Baca Juga
Tak Terpengaruh ‘Shutdown’ Pemerintah AS, Wall Street Terbang Tembus Rekor Baru
Reuters melaporkan, penutupan dimulai beberapa jam setelah Senat menolak rancangan belanja jangka pendek yang seharusnya menjaga operasional pemerintah tetap berjalan hingga 21 November. Demokrat menolak rancangan itu karena Partai Republik menolak menyertakan perpanjangan manfaat kesehatan bagi jutaan warga Amerika yang akan berakhir pada akhir tahun. Partai Republik menegaskan isu itu harus dibahas secara terpisah.

