BKPM Sebut Hilirisasi Jadi Tren Investasi 2024, Ini Penjelasannya
JAKARTA, Investortrust.id - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) buka-bukaan perihal sektor yang akan menjadi tren investasi di tahun 2024.
"Kita melihat tren yang akan berkembang berikut adalah tentang hilirisasi. Kenapa hilirisasi? Karena seperti yang kita paparkan, semakin langkanya sumber daya alam itu semakin mendorong semua negara harus berkolaborasi (melakukan hilirisasi)," ungkap Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Nurul Ichwan usai ajang Investortrust 2024 Economic Forum di Artotel Suites, Jakarta, Kamis (25/01/2024).
Menurut Nurul Ichwan Indonesia memiliki hak untuk melakukan hilirisasi atau manufacturing atas sumber daya alam dalam negerinya. Sementara di sisi lain negara maju dengan kemajuan teknologinya tetap ingin mendapatkan bahan mentah yang untuk kemudian diolah menjadi produk dengan added value.
Dalam konteks dan situasi sekarang ini, kata Nurul, sejatinya peluang untuk menciptakan added value tetap terbuka bagi para pelaku usaha dan para investor dari negara manapun. Kendati sejumlah negara termasuk Indonesia kini menciptakan berbagai barrier non tarif untuk membuat benefit dari nilai tambah yang diciptakan tetap bisa dinikmati negaranya sendiri.
Peta Peluang Investasi
Nurul Ichwan menjelaskan pemerintah juga berupaya agar peluang investasi tetap terbuka bagi para investor. Salah satunya melalui strategi peta peluang investasi yang dilakukan melalui Kementerian Investasi/BKPM.
"Kita punya 81 proyek yang sudah siap ditawarkan dalam bentuk peta peluang investasi. Dari 81 ini sudah ada 32 peminatnya. Yang selebihnya masih kita tawarkan," ucapnya.
Baca Juga
Kontribusi Positif Hilirisasi, Sumbang 26,5% Realisasi Investasi 2023
Menurut Nurul peta peluang investasi yang ditawarkan kepada investor telah dipersiapkan dengan baik termasuk soal mitigasi risiko dan juga seluruh parameter finansialnya.
"Itu (peta peluang investasi) yang berbasis dari kepentingan kita untuk memberikan peluang investasi yang bisa dipilih oleh mereka.”
Saat ini peta peluang investasi sudah menghadirkan 81 proyek di seluruh Indonesia dengan capaian realisasi investasi sebesar Rp239 triliun.

