Menkeu Ajak Polri Ikut Jaga Kesehatan APBN
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk menjaga keamanan dan ketahanan nasional agar kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terjaga.
“Kepolisian juga punya tanggung jawab ikut menjaga kesehatan APBN,” kata Sri Mulyani, dalam keterangan resminya, saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Polri Tahun 2025, dikutip Jumat (20/6/2025).
Sri Mulyani mengatakan sinergi Polri dan Kementerian Keuangan menjadi penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan memastikan keberhasilan pelaksanaan APBN sebagai alat pembangunan.
Kehadiran Polri menjadi bagian penting di tengah perekonomian global yang kompleks. Kondisi global menghadapi tantangan karena meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan Eropa, serta memudarnya tata kelola dunia yang berbasis multiteralisme.
Menurut Sri Mulyani, menghadapi situasi tersebut, Indonesia harus memperkuat ketahanan nasional baik di sektor ekonomi, pertahanan, maupun, keamanan.
Baca Juga
Januari-Mei, Belanja Subsidi APBN Turun 15% Jadi Rp 66 Triliun
“Sebagai bangsa besar, geografinya besar, populasinya besar, ekonominya besar, kita perlu untuk terus meneliti dan melakukan evaluasi terhadap cara kita mengelola negara. Agar amanat Undang-Undang Dasar yang disebut ‘melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia’ itu bisa betul-betul kita yakini terjaga,” kata dia.
Sri Mulyani mengatakan APBN akan terus diarahkan untuk mendukung prioritas pembangunan nasional, seperti ketahanan pangan, energi, pendidikan, kesehatan, serta pengentasan kemiskinan. Hal ini diwujudkan melalui program-program unggulan seperti makan bergizi gratis, koperasi merah putih, dan sekolah rakyat.
Untuk itu, peran Polri menjadi penting dalam mengawal pelaksanaan berbagai program prioritas tersebut, termasuk menjaga kepercayaan masyarakat serta menciptakan kepastian hukum yang kondusif bagi investasi dan pertumbuhan ekonomi.
“Kita berharap Kepolisian untuk menjaga kepastian hukum, keamanan, ketenangan masyarakat sehingga kita bisa menjaga ekonomi bergerak secara baik,” ujar dia.

