Respons Kebijakan Trump, Menperin Bertemu Menteri Industri Arab Perkuat Kerja Sama
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengadakan pertemuan tertutup dengan Menteri Industri dan Sumber Daya Mineral Kerajaan Arab Saudi Yang Mulia Bandar Al-Khorayef di Jakarta, Rabu (16/4/2025).
Seusai bertemu Yang Mulia Bandar Al-Khorayef, Menperin Agus mengungkapkan bahwa kedua negara sepakat menjalin kerja sama. "Oleh sebab itu untuk menghadapi global uncertainty ini, kami sepakat salah satu cara memitigasinya penguatan kerja sama kedua negara," ucap Agus saat ditemui di kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Jakarta Selatan, Rabu.
Baca Juga
Berangkat ke AS Malam Ini, Tim Negosiasi Diminta Prabowo Dapat Turunkan Tarif Trump
Menurut Agus, kerja sama tersebut dilakukan guna menghadapi perkembangan geoekonomi dan geopolitik. Salah satunya terkait kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
"Melihat perkembangan geoekonomi dan geopolitik, saya yakin semua negara dunia, termasuk Saudi Arabia, menganggap bahwa global uncertainty ini harus menjadi perhatian kita semua," ungkapnya.
Hal itu termasuk mengambil kebijakan yang tepat menghadapai ketidakpastian global. "Bagaimana kita bisa mencermati dan mencari policy yang tepat di dalam memitigasi, apa saja kebijakan-kebijakan yang mungkin akan dikeluarkan Amerika, dalam hal ini adalah Trump," imbuh Agus.
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa dirinya akan melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri ESDM Arab Saudi pada pekan ini.
Baca Juga
Bahlil menyampaikan, pertemuan akan membahas hal-hal yang dibutuhkan Indonesia dari Arab Saudi. Dia membocorkan, salah satu yang bakal dibahas adalah kerja sama terkait mineral kritis (critical mineral).
“Memang ada agenda. Menteri ESDM-nya Arab Saudi itu ketemu saya hari Kamis, minggu ini. Sekedar bocoran salah satu, di antaranya critical mineral. Tambang-tambang yang critical mineral,” ucap Bahlil di Jakarta International Convention Center (JICC), Selasa (15/4/2025).

