RI Segera Negosiasi dengan AS, Menko Zulhas: Kita Saling Membutuhkan
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan atau yang akrab disapa Zulhas menyebutkan, Indonesia memprioritaskan untuk melakukan diplomasi dan negosiasi dengan pemerintah Amerika Serikat (AS) terkait pengenaan tarif bea masuk impor sebesar 32%.
Oleh sebab itu, Menko Zulhas menegaskan, pemerintah Indonesia tidak akan mengambil langkah untuk membalas AS dengan kebijakan serupa. Pasalnya, ia menilai, baik Indonesia maupun AS merupakan negara yang saling membutuhkan.
"Makanya nanti dibicarakan, negosiasi. Kita kan enggak soal balas-membalas itu, kita enggak begitu. Kita lakukan perbicaraan, diplomasi. Karena kita lihat, kita ini saling membutuhkan," ucap Zulhas di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (8/4/2025).
Lebih lanjut, Ketua Umum PAN ini pun mengatakan bahwa dirinya telah melakukan koordinasi dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto terkait negosiasi yang akan dilakukan dengan pemerintah AS, khususnya mengenai di bidang pangan.
Baca Juga
Antisipasi Tarif Trump, Pengusaha Konveksi Harap Revisi Permendag 8/2024 Segera Dikebut
"Saya sudah berkoordinasi juga sama Pak Menko Perekonomian, Pak Airlangga. Tentu, kita harus melakukan segera, secepatnya untuk melakukan diplomasi. Kita kan banyak jalan sebetulnya," terangnya.
Menko Zulhas menjelaskan, Indonesia memiliki banyak hal yang bisa dinegosiasikan dengan negeri Paman Sam tersebut. Saperti di antaranya adalah Indonesia yang masih memerlukan impor sejumlah komoditas dari AS, yakni kedelai dan gandum.
"Kita juga impor terigu besar, kita juga impor kedelai besar. Saya kira bisa dibicarakan, bisa dinegosiasikan, tetap perlu segera untuk melakukan diplomasi atau negosiasi perdagangan dengan AS," papar Zulhas.

