BI Luncurkan QRIS Tap 14 Maret, Tanpa Scan
JAKARTA, investortrust.id - Bagi masyarakat yang kerap memanfaatkan transaksi melalui QR Code Indonesian Standard (QRIS), siap-siap untuk menikmati fitur terbaru. Bank Indonesia (BI) akan menghadirkan fitur transaksi tanpa memindai atau scan, yakni QRIS Tap yang bakal diluncurkan 14 Maret 2025.
Menurut Gubernur BI Perry Warjiyo peluncuran, layanan QRIS Tap akan bersamaan dengan merchant discount rate (MDR) Badan Layanan Umum (BLU) dan Public Service Obligation (PSO) dari 0,4% menjadi 0%. "Ini akan berlaku mulai 14 Maret 2025, bersamaan dengan launching QRIS Tap atau tanpa pindai," kata Perry dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di kantor BI, Jakarta, Rabu (19/02/2025).
Baca Juga
Insentif Likuiditas Makroprudensial ke Perumahan Naik Tembus Rp 80 Triliun
Penurunan Tarif Layanan
Pada kesempatan yang sama, Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengatakan penurunan tarif MDR untuk layanan transksi QRIS di BLU dan PSO merupakan bentuk keberpihakan bank sentral, dalam mendukung program-program pemerintah. Khususnya, lanjut dia, dalam meningkatkan atau perbaikan terhadap layanan umum.
"Apa itu layanan umum? Misalnya seperti di rumah sakit, transportasi MRT, KRL, Damri, lalu di tempat wisata, termasuk Pos Indonesia, pendidikan, dan pengelolaan dana pendidikan lainnya. Jadi, nanti kami akan turunkan dari 0,4% menjadi 0%, ini nanti (diluncurkan) tanggal 14 Maret," ujar Filianingsih.
Baca Juga
Ia mengatakan, sebelumnya BI memperkirakan layanan QRIS Tap dan penurunan tarif MDR transaksi QRIS di BLU serta PSO ditargetkan dapat dieksekusi pada akhir kuartal I-2025. Namun, ternyata BI dapat mempercepat layanan tersebut untuk dapat diimplementasikan di masyarakat.
"Kita mendukung juga program transformasi digital dari pemerintah, khususnya untuk transportasi. Jadi, nanti bapak/ibu tidak perlu lagi memindai, cukup melenggang dekatkan saja HP-nya, langsung masuk yang penting ada dananya," ungkapnya.

