Kemendag Targetkan Nilai Ekspor Indonesia Capai 7,1% pada 2025
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan adanya peningkatan ekspor Indonesia sebesar 7,1% pada 2025 ini. Hal tersebut dilakukan guna mendorong pertumbuhan ekonomi Tanah Air yang ditargetkan mencapai 8% pada 2029 mendatang.
"Overall harapannya 7,1% bertahap kita bisa mendukung pertumbuhan ekonomi 8%," ucap Direktur Jenderal (Dirjen) Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi di Jakarta, Senin (20/1/2025).
Fajarini pun menjelaskan, besaran ekspor untuk masing-masing negara mitra dagang Indonesia sudah ditentukan, namun ia tidak merinci. Ia mengungkapkan, terdapat dua strategi yang bakal dilakukan pemerintah.
"Kita ekspansi pasar dengan membuka akses pasar sebanyak-banyaknya, saat ini teman-teman sedang melakukan beberapa perundingan. Tentu ini meningkatkan kerja sama di dalam negeri supaya produk-produk kita bisa lebih maksimal lagi di dalam peningkatan ekspor," terangnya.
Baca Juga
Ekspor Nonmigas Desember US$ 21,92 Miliar, 3 Komoditas Ini Jadi Andalan
"Karena kolaborasinya penting. Gulf countries jadi prioritas. Afrika Selatan sementara kita juga sudah punya perwakilan ya. Itu juga ada target kita untuk meningkatkan ekspor," tambah Fajarini.
Sebelumnya diketahui, selama 2024, total nilai ekspor Indonesia mencapai US$ 264,70 milliar atau naik 2,29% dibandingkan 2023. Sementara itu, nilai ekspor nonmigasnya sendiri mencapai US$ 248,83 miliar atau naik 2,46% dibanding 2023.
Sektor dengan peningkatan ekspor paling signifikan dibanding tahun sebelumnya terjadi pada sektor pertanian sebesar 29,81% diikuti industri 5,33%. Sedangkan, ekspor sektor pertambangan turun 10,20%.
China, Amerika Serikat (AS) dan India masih menjadi pasar utama ekspor nonmigas Indonesia pada 2024 dengan nilai mencapai US$ 106,86 miliar. Ketiga negara ini berkontribusi sebesar 42,94% dari total ekspor nonmigas nasional.

