Bappenas Evaluasi Target Pembangunan 2024, Perkuat Visi Pemerintahan Prabowo Subianto
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengevaluasi target pembangunan pemerintahan sebelumnya, untuk dijadikan dasar rencana pembangunan oleh pemerintahan Prabowo Subianto.
“Apa yang kami lakukan di sini, ada baseline 2019, capaian 2023, dan target RPJMN. Dan RKP yang pada saat ini sedang kami lakukan evaluasi dan dengan basis evaluasi tersebut kami rencanakan apa yang jadi visi pemerintahan baru,” ucap Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy, saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Selasa (12/11/2024).
Menurut Rachmat Pambudy, evaluasi juga dilakukan untuk menentukan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
Dalam paparan yang ditampilkan, sejumlah target indikator pembangunan nasional pada 2024 diperkirakan tidak tercapai, termasuk di antaranya indikator di bidang perekonomian, kesejahteraan sosial, energi dan pangan, hingga sumber daya manusia (SDM).
Adapun salah satu indikator yang berhasil dipenuhi pemerintah yaitu Nilai Tukar Petani. Begitu pula , indikator penurunan emisi gas rumah kaca (GRK) disebutkan telah tercapai.
Dalam kesempatan berbeda, Bappenas menganggap, ketidaktercapaian sebagian indikator tersebut tidak terlepas dari dampak pandemi dan ketidakpastian ekonomi global, yang berimbas pada sektor-sektor tertentu seperti investasi dan kontribusi energi baru terbarukan (EBT) dalam bauran energi nasional.
“Perkiraan tidak tercapainya beberapa indikator tersebut, bukanlah suatu kegagalan atau tidak berarti nilai buruk karena proses pembangunan adalah suatu kontinuitas, kesinambungan, dan keberlanjutan,” demikian Bappenas dalam pernyataan tertulisnya yang diterima Rabu (13/11/2024).
Sejumlah indikator yang tidak tercapai akibat dampak pandemi dan ketidakpastian ekonomi global salah satunya pertumbuhan ekonomi yang menggunakan baseline 2019 sebesar 5,02%, pada tahun 2023 capaiannya mencapai 5,05% secara tahunan. Angka pertumbuhan diperkirakan meleset dari target RPJMN 2024 yang berada di kisaran 6,2% hingga 6,5% dan target Rencana Kerja Pemerintah (RKP) yang berada pada 5,3% hingga 5,7% secara tahunan.

