Kurs Rupiah Menguat Selasa Pagi
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan terhadap dolar Amerika Serikat antarbank cenderung bergerak menguat, pada perdagangan Selasa (15/10/2024) pagi. Dilansir Yahoo Finance hingga pukul 09.45 WIB kurs, rupiah bergerak menguat 20 poin (0,13%) ke level Rp 15.534/USD.
Menurut Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro, indeks dolar AS diperdagangkan di sekitar 103. "Ini mendekati level tertingginya dalam dua bulan, karena ekspektasi kuat bahwa Federal Reserve tidak akan memberikan pemotongan suku bunga lebih lanjut dalam pertemuan-pertemuan yang tersisa tahun ini. Pandangan tersebut berkembang saat laporan pekerjaan bulanan terbaru dan data inflasi konsumen keluar lebih kuat dari yang diharapkan, meski klaim pengangguran mingguan lebih tinggi dan inflasi produsen yang melambat memberikan argumen yang berlawanan," kata Andry, Jakarta, Selasa (15/10/2024).
Baca Juga
Kurs Rupiah Ditutup Menguat usai BI Umumkan Utang Luar Negeri
Pasar saat ini memperkirakan probabilitas 87% untuk pemotongan suku bunga Fed Funds Rate yang lebih sederhana sebesar 25 bps pada 24 November, sementara memperkirakan masih ada peluang penurunan setengah poin persentase lagi. Para investor kini menanti data penjualan ritel AS, dan data klaim pengangguran terbaru di negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu pada minggu ini.
"Selain itu, investor akan menunggu pernyataan Gubernur The Fed Christopher Waller hari ini," tandas dia.
Baca Juga
Harga Minyak Turun 2% Dipicu Sentimen Stimulus China dan Proyeksi OPEC

