Dolar AS Melesat Tajam, Rupiah Terkapar di Rp 15.504/USD
JAKARTA, investortrust.id - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank terkapar pada perdagangan Jumat (4/10/2024) pagi ini, imbas dari indeks dolar Amerika Serikat (AS) yang melesat tajam. Dilansir Yahoo Finance hingga pukul 09.30 WIB, kurs rupiah ambruk hingga tembus Rp 15.504/USD atau melemah 90 poin (0,58%) terhadap indeks dolar AS.
Menurut Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Andry Asmoro, indeks dolar sebelumnya naik di atas 101,9 kemarin, menandai kenaikan keempat berturut-turut dan mencapai titik tertinggi enam minggu didorong oleh data PMI Layanan ISM yang kuat. Data hari Kamis mengungkapkan bahwa PMI Jasa ISM di AS melonjak menjadi 54,9 pada September 2024, naik dari 51,5 pada Agustus 2024, melampaui ekspektasi sebesar 51,7.
Baca Juga
"Ini menandai pertumbuhan terkuat di sektor jasa sejak Februari 2023, didorong oleh peningkatan yang lebih cepat dalam aktivitas bisnis, pesanan baru, dan inventaris," kata Andry, Jumat (4/10/2024).
Sementara itu, jumlah warga Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran meningkat sebesar 6.000 menjadi 225.000 untuk minggu yang berakhir pada tanggal 28 September, melampaui ekspektasi pasar sebesar 220.000 dan mencapai titik tertinggi dalam tiga minggu.
Kenaikan ini mempertahankan klaim awal di atas rata-rata tahun sebelumnya, menyoroti melemahnya pasar tenaga kerja dan memperkuat prediksi bahwa Federal Reserve akan melakukan pemotongan suku bunga pada pertemuan yang tersisa tahun ini.

