Pemerintah RI Singgung Komitmen Penyelesaian I-EU CEPA
JAKARTA, investortrust.id - Pemerintah Indonesia melalui Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengadakan pertemuan dengan Duta Besar Uni Eropa dan sejumlah Duta Besar Negara-Negara Uni Eropa untuk membahas penyelesaian perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA). Pertemuan tersebut menegaskan komitmen Indonesia dalam menyelesaikan perjanjian dagang bilateral dengan negara mitranya.
“Penyelesaian I-EU CEPA dapat membawa peluang perdagangan dan investasi yang akan memiliki dampak potensial pada GDP riil kedua pihak yang diperkirakan akan tumbuh senilai EUR 5,2 miliar untuk Indonesia dan EUR 3,1 miliar untuk Uni Eropa pada tahun 2032 apabila negosiasi dapat diselesaikan,” kata Airlangga di Jakarta, Rabu (25/9/2024).
Dalam pertemuan tersebut Menko Airlangga juga menyinggung komitmen UE untuk menyelesaikan perundingan yang sudah berjalan selama 9 tahun ini. Hal tersebut penting karena Uni Eropa sendiri merupakan salah satu mitra ekonomi strategis Indonesia. Uni Eropa menduduki posisi lima besar mitra dagang terbesar Indonesia.
Baca Juga
RI Mulai Proses Aksesi CPTPP, Menko Airlangga Bidik Pertumbuhan Ekspor 10%
Pada tahun 2023, total perdagangan kedua negara mencapai nilai US$ 30,77 miliar dimana Indonesia berhasil mencatatkan surplus perdagangan di angka US$ 2,5 miliar. Capaian tersebut memperpanjang tren surplus neraca perdagangan Indonesia-Uni Eropa dalam lima tahun terakhir dengan total nilai surplus perdagangan mencapai US$ 23,95 miliar.
Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Djatmiko Bris Witjaksono dalam kesempatan tersebut menyampaikan Indonesia telah mengambil untuk mencari landing zone yang bisa diterima kedua pihak. Terutama pada hal-hal yang menjadi concern untuk mendapatkan penyelesaian konkret. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk dapat menuntaskan perundingan sebelum pergantian pemerintahan di Indonesia.
Baca Juga
Sementara itu, Duta Besar Negara-Negara Uni Eropa mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia dan menyatakan dukungannya terhadap upaya penyelesaian perundingan I-EU CEPA. Uni Eropa mengakui potensi signifikan bagi kedua belah pihak dalam memperkuat hubungan perdagangan dan meningkatkan arus investasi yang saling menguntungkan.
Para perwakilan Uni Eropa yang hadir juga sepakat bahwa dengan potensi yang begitu besar dalam hal peningkatan perdagangan dan investasi, kesepakatan yang dihasilkan diharapkan dapat mengakomodir prinsip ‘mutually beneficial and mutual satisfactory’.
Turut hadir mendampingi Menko Airlangga antara lain, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kemenko Perekonomian, Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Industri Kemenko Perekonomian, Staf Ahli Bidang Diplomasi Ekonomi Kementerian Luar Negeri, serta perwakilan pejabat lainnya dari Kemenko Perekonomian.

