Jelang RDG, Analis Ini Prediksi BI Rate Dipertahankan di 6,25%
JAKARTA, investortrust.id - Bank Indonesia (BI) diperkirakan mempertahankan tingkat suku bunga acuan atau BI Rate level 6,25% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar besok, Kamis (19/6/2024).
Analis HFX International Berjangka Sutopo Widodo memperkirakan BI Rate cenderung bertahan di level 6,25%. "Bank Indonesia diprediksi mempertahankan suku bunga 6,25% seperti pertemuan Mei 2024 lalu. Tingkat suku bung aini sesuai dengan ekspektasi pasar," ungkap Sutopo kepada Investortrust.id, Rabu (19/6/2024).
Baca Juga
Bank Sentral Australia Pertahankan Suku Bunga, Pasar Asia Pasifik Rebound
Diketahui level ini merupakan BI rate tertinggi sejak tahun 2016. Tingkat suku bunga tersebut bertujuan untuk memastikan inflasi umum tetap berada dalam target 2,5±1% pada 2024 dan 2025, sekaligus menjaga aliran masuk modal asing dan stabilitas nilai tukar Rupiah.
Prediksi BI mempertahankan suku bunga, terang Sutopo, dipengaruhi oleh sejumlah faktor eksternal, sepert pergerakan indeks dolar Amerika Serikat (AS) di pasar valas. USDIDR sendiri turun 0,17% menjadi 16.348 pada Rabu (19/6/2024) sore ini dari Rp 16,376 pada sesi perdagangan sebelumnya.
"Secara historis, Rupiah Indonesia mencapai titik tertinggi sepanjang masa di angka 16.800 pada Juni 1998," sambung Sutopo.
Meskipun demikian, IDR tetap masih rentan melemah, mengingat indeks dolar masih stabil di sekitar 105,3 pada hari Rabu setelah merosot selama dua sesi berturut-turut, dengan volume perdagangan diperkirakan akan tetap tipis karena sebagian besar investor di AS sedang berlibur.
Baca Juga
Pada hari Selasa, greenback berada di bawah tekanan, karena data penjualan ritel AS yang lebih lemah dari perkiraan memperkuat spekulasi bahwa Federal Reserve harus segera menurunkan suku bunganya. Penjualan ritel meningkat lebih kecil dari perkiraan pada bulan Mei, sementara angka bulan sebelumnya direvisi lebih rendah secara signifikan, yang mengindikasikan melambatnya aktivitas ekonomi pada kuartal kedua.
"Pasar sekarang melihat sekitar dua pertiga kemungkinan bahwa The Fed akan mulai melonggarkan kebijakannya pada September, dengan sekitar dua kali penurunan suku bunga terlihat tahun ini," sebut Sutopo.
Grafik BI Rate

