Bidik Anggota Penuh OECD, Airlangga Libatkan Menteri hingga Pengusaha
JAKARTA, investortrust.id - Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah membidik target proses aksesi keanggotaan penuh Indonesia untuk Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) akan rampung dalam waktu tiga tahun.
Untuk merealisasikan target tersebut, ia berujar akan melibatkan sejumlah pihak.
"Indonesia menargetkan bisa menjadi anggota OECD dalam waktu tiga tahun dan diharapkan dapat didukung oleh seluruh pemangku kepentingan, kementerian hingga pengusaha," ungkap Airlangga, di St. Regis, Jakarta, Rabu (29/5/2024).
Baca Juga
Proses aksesi keanggotaan OECD diharapkan Airlangga dapat mendorong Indonesia mencapai target negara maju dengan pendapatan per kapita sebesar US$ 30.000.
Optimisme tersebut disampaikan Airlangga melihat porsi masyarakat kelas menengah yang mencapai 70% dari total populasi nasional. Ia juga berujar keanggotaan OECD dapat mempercepat ekonomi Indonesia tembus ke US$ 9 triliun.
"Pada saat itu, Indonesia bisa menjadi negara dengan perekonomian terbesar kelima di dunia," ucap Airlangga.
Baca Juga
Menurut Airlangga, setidaknya untuk mencapai target tersebut Indonesia membutuhkan pertumbuhan ekonomi yang konsisten di angka 6% - 7% setiap tahunnya.
Selain itu Airlangga juga membeberkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan Keppres Nomor 17 Tahun 2024 tentang Tim Nasional Persiapan dan Percepatan Keanggotaan Indonesia dalam OECD.
"Hari ini tim nasional dengan beragam pemangku kepentingan akan membahas jalur ke depan proses kenaikan jabatan baik melalui dialog maupun tinjauan teknis yang ketat dengan 26 komite OECD," terang Airlangga.

