Australia Dukung Penuh Indonesia Menjadi Anggota OECD
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut Sekjen Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) memberi dukungan penuh terhadap Indonesia. Dia mengatakan, Sekjen OECD yang kini berasal Australia, Mathias Cormann menyebut pemerintah Negeri Kanguru sangat mendukung masuknya Indonesia ke OECD.
“Australia paling aktif membantu aksesi OECD bahkan perdana menteri Australia mengatakan kita akan berjalan bersama Indonesia sampai Indonesia diterima menjadi anggota penuh OECD," ucap Airlangga, di kantornya, Jakarta, Jumat (8/3/2024).
Airlangga menyebut keinginan pemerintah untuk mengadopsi standar kebijakan OECD akan tertuang dalam roadmap paling tidak dalam tiga tahun mendatang. Dia mengatakan OECD segera menetapkan peta jalan (roadmap) aksesi keanggotaan Indonesia di organisasi tersebut. Airlangga menyebut peta jalan itu akan diterbitkan pada Mei 2024.
Baca Juga
Targetkan Keanggotaan Penuh dalam 3 Tahun, Menko Airlangga Harap Dukungan Anggota OECD
“Ada aksesi terhadap roadmap OECD, itu akan ada pertemuan tingkat menteri 2-3 Mei di Paris, ada beberapa hal yang akan dibahas,” kata Airlangga.
Peta jalan ini nantinya akan menjadi pembahasan antarmenteri anggota OECD di tingkat OECD Council. Pembahasan ini dari initial memorandum, technical committee review, formal opinion, dan council decision.
“Jadi ini proses panjang yang akan ditempuh untuk aksesi OECD," kata dia.
Baca Juga
Menko Airlangga Harap Keanggotan RI di OECD Rampung dalam 2 Tahun
Airlangga menyebut, ada beberapa standar OECD yang perlu diadopsi dalam kebijakan pemerintah Indonesia. Salah satunya standar kebijakan rantai pasok, pembentukan undang-undang di DPR, ketenagakerjaan, dan ekonomi yang berkeadilan.
Selain itu, ada pula standar regulasi mengenai anti corruption. “Ini sangat terbantu dengan Indonesia sudah masuk menjadi anggota FATF (Financial Action Task Force), dan kita sudah comply di sana," ucap dia.

