Telkom (TLKM) Rebound Dua Hari Berturut-turut, Simak Kembali Target Harga Ini
JAKARTA, investortrust.id – Harga saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menunjukkan penguatan harga secara konsisten dalam dua hari terakhir. Bahkan, saham TLKM melesat Rp 110 (3,57%) menjadi Rp 3.190 pada penutupan perdagangan saham sesi I Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (30/4/2024).
Penguatan harga tersebut menjadikan kapitalisasi pasar saham TLKM kembali meningkat menjadi Rp 316 triliun. Meski menguat dalam dua hari terakhir, saham emiten telekomunikasi terbesar di Indonesia ini ternyata masih mencatatkan penurunan sebanyak 19,44%, dibandingkan dengan harga penutupan akhir tahun 2023.
Baca Juga
Mengapa Saham Telkom (TLKM) Lanjutkan Pelemahan? Begini Penjelasan dan Target Harga
Penurunan harga saham TLKM tersebut berbanding terbalik dengan dua operator telekomunikasi besar lainnya yang justru mencatatkan penguatan sepanjang 2024 berjalan atau year to date (ytd), seperti saham PT Indosat Tbk (ISAT) naik 19,9% dan saham PT XL Axiata Tbk (EXCL) menguat 19,02%.
Lalu, Apakah penguatan saham TLKM ini sudah mencapai puncaknya? Berdasarkan riset CGS CIMB Sekuritas yang diterbitkan pekan lalu menyebutkan bahwa prospek saham TLKM masih positif didukung kemampuan perseroan mengerek naik margin EBITDA dari 48,8% pada kuartal akhir 2023 menjadi 51,9% pada kuartal I-2024. Begitu juga dengan margin keuntungan bersih naik dari 13,3% pada kuartal IV-2023 menjadi 16,2% pada kuartal I-2024.
Pergerakan Saham TLKM, ISAT, dan EXCL Ytd
Terkait margin EBITDA, perseroan berhasil mengerek naik menjadi 51,9% pada kuartal I-2024, dibandingkan dengan kuartal VI-2023 sebesar 48,8%, namun turun dari realisasi kuartal I-2023 sebanyak 52,6%. Realisasi margin EBITDA tersebut masih sesuai dengan targret manajemen TLKM berkisar 50-52%.
Berbagai faktor tersebut mendorong CGS CIMB Sekuritas untuk mempertahankan hold saham TLKM dengan target harga Rp 3.600. Dengan harga penutupan saham TLKM Rp 3.150 terbuka penguatan sebanyak 14,28%.
Baca Juga
Starlink Masuk Indonesia, Kinerja Keuangan dan Saham Telkom (TLKM) Justru Bisa Moncer, Kok Bisa?
Telkom dalam rilis laporan kinerja keuangan kuartal I-2024 membukukan kenaikan pendapatan konsolidasi sebesar 3,7% menjadi Rp 37,4 triliun. Pencapaian ini didorong oleh pertumbuhan kinerja bisnis Data, Internet & IT Services senilai 11,3% YoY menjadi Rp 22,1 triliun.
EBITDA meningkat menjadi Rp 19,4 triliun atau tumbuh 2,2% YoY dengan margin EBITDA yang stabil di kisaran 51,9%. Begitu juga dengan laba operasi tumbuh sebanyak 3,1% menjadi Rp 6,3 triliun atau dengan margin sebesar 16,9%. Hal ini menunjukkan kinerja perseroan yang memuaskan di tengah kondisi industri yang kian menantang.

