Sambut Transisi Pemerintahan, BUMN Patok Dividen Rp 85 Triliun di 2024
JAKARTA, investortrust.id - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mematok target dividen sebesar Rp 85 triliun di 2024, Ini sekaligus untuk menyambut transisi pemerintahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada presiden terpilih nantinya.
Hal ini diungkapkan oleh Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo alias Tiko, seusai menghadiri seminar nasional dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2024 di Putri Duyung Resort, Ancol, Senin (19/02/2024). "Target dividen tahun ini di angka 85 triliun," ujar Tiko kepada awak media.
Bisa Naik 2025
Terkait proyeksi kontribusi BUMN kepada negara dalam rangka membantu program kerja presiden-wapres terpilih, Tiko enggan berkomentar lebih jauh. Ia hanya berharap BUMN dapat memberikan kontribusi lebih tinggi pada tahun 2025.
"Harapannya itu (dividen) lebih tinggi dari tahun ini (2024) di tahun 2025," ucapnya.
BUMN tercatat telah memberikan dividen sebesar Rp 82,1 triliun sepanjang tahun 2023, ke kas negara. Angka tersebut merupan rekor tertinggi dividen yang berhasil disetor oleh BUMN.
Sementara itu, berdasarkan real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Senin (19/02/2024) pukul 18:00 WIB, capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka masih tercatat unggul dengan raihan suara 56,2 juta suara atau 58,57%.
Capaian tersebut semakin memperkuat peluang Prabowo-Gibran untuk keluar sebagai pemenang dalam satu putaran. Terkait dengan perkembangan real count tersebut, Tiko mengaku enggan berkomentar lebih lanjut.

