Jaga Kestabilan Pasokan, Menteri ESDM Minta Masyarakat Hemat Energi
JAKARTA, Investortrust.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, meminta kepada masyarakat untuk hemat dalam penggunaan energi. Sebab, itu menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kestabilan pasokan energi di tengah ketersediaan cadangan minyak bumi yang terbatas dan situasi global yang belum stabil.
"Agar kestabilan pasokan tetap terjaga, kita perlu menggaungkan kepada masyarakat untuk melakukan penghematan energi. Jangan gunakan energi apabila tidak perlu, karena kita juga sulit mendapatkannya," kata Arifin Tasrif dalam keterangannya, Senin (4/3/2024).
Kendati demikian, Arifin menyebut bahwa pemerintah juga terus berupaya mengoptimalkan cadangan minyak dan gas bumi. Apalagi saat ini konflik global belum berakhir, dengan negara produsen minyak dunia masih melakukan pengendalian terhadap kuota-kuota produksinya.
Hal ini pada akhirnya membuat harga minyak sekarang berada di level di atas US$ 80 per barel. Ini mengalami peningkatan dari sebelumnya antara US$ 65-70 per barel.
Baca Juga
Harga BBM Pertamina Bertahan, Kementerian ESDM Ngaku Tak Lakukan Intervensi
"Jadi ini yang perlu kita saling dukung. Pemerintah akan menjaga harga. Di lain sisi, masyarakat juga kita minta untuk melakukan penyelamatan energi," ujar Arifin Tasrif.
Untuk menghindari ketergantungan yang tinggi terhadap ekspor BBM, Arifin menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan produksi minyak dalam negeri dengan pemanfaatan teknologi-teknologi baru serta menemukan cadangan-cadangan baru.
Tak hanya itu, upaya kolaborasi dengan pihak-pihak terkait guna mendongkrak tambahan produksi terus dilakukan pada lapangan-lapangan migas yang sudah ada serta masih berpotensi menghasilkan produksi tambahan seperti di Blok Rokan, Lapangan Migas Cepu, Masela dan Lapangan Train Tangguh 3.
"Upaya-upaya untuk menahan laju penurunan produksi sudah kita lakukan. Sekarang malah kita sudah akan melangkah lebih jauh, yaitu bagaimana kmeningkatkan kembali produksinya. Kita berharap banyak dengan output yang semaksimal mungkin bisa dihasilkan dari lapangan Cepu ini. Di Blok Rokan sedang dilakukan pengujian agar mendapatkan minyak dari sumber-sumber lapisan yang paling dalam,” sebutnya.
Lebih lanjut Arifin mengungkapkan, target pemerintah yang masih sangat menantang adalah untuk bisa mencapai 1 juta barrel. Untuk itu menurutnya diperlukan kerja sama semua pihak agar bisa mendukung sehingga target tersebut bisa dicapai.

