Investasi di IKN Sudah Masuk Rp 41 Triliun, 15 Investor Lagi Groundbreaking Proyek Januari-Februari
JAKARTA, investortrust.id - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Susantono mengatakan, saat ini, total dana investasi yang sudah masuk dalam pembangunan IKN mencapai Rp 41,4 triliun. Ia pun memastikan nilai tersebut akan terus bertambah.
“Kami yakin tahun 2024 akan semakin banyak investor berinvestasi. Dalam jangka panjang, target 80% dari dana pembangunan IKN non-APBN dapat tercapai," ujar Bambang Susantono dikutip dari laman resmi IKN, Jumat (05/01/2024).
Baca Juga
OIKN Bantah Kabar Djarum dan Wings Group Hengkang dari Proyek IKN
Bambang tidak memungkiri pembangunan IKN membutuhkan dana yang sangat besar. Maka dari itu, pemerintah memberikan sejumlah kemudahan agar para investor bersedia menanamkan modalnya dalam proyek ini.
Groundbreaking Proyek Baru Januari-Februari
OIKN memaparkan komposisi anggaran pembangunan IKN sebesar 20% berasal dari APBN. Sedangkan 80% sisanya diharapkan datang dari pihak swasta atau investor.
"Kami sangat terbuka bagi para investor yang sesuai dengan visi IKN menjadi kota cerdas, inklusif, berkelanjutan, dan kota yang layak huni serta dicintai," kata Bambang Susantono.
Baca Juga
Belanja APBN 2024 untuk IKN Capai Rp 40,6 Triliun, Ini Peruntukannya
Sementara itu, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono mengungkapkan, realisasi investasi di IKN terus bertambah. Bahkan di bulan Januari dan Februari 2024 akan ada perusahaan yang melakukan groundbreaking lagi di IKN.
“Tahun 2024 akan ada sekitar 15 investor lagi yang melakukan groundbreaking, di sekitar bulan Januari sampai Februari," sebut Agung Wicaksono.
Agung memaparkan, investasi masuk ke IKN berasal dari bervariasi sektor serta skala investasi. Ia menyebut, Konsorsium Nusantara, Pakuwon Group, dan The Pakubuwono Development telah berkontribusi dengan pembangunan kawasan lahan campuran di IKN.

