Optimistis Ekspor Lewat DSI Tingkatkan Setoran Pajak, Purbaya: Kalau 'Enggak' Naik Saya Periksa
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pendapatan negara melalui pajak dapat meningkat seiring diterapkannya kebijakan tata kelola ekspor melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) sebagai BUMN ekspor.
Pasalnya, menurut Purbaya, mekanisme ekspor satu pintu melalui DSI diharapkan mampu memperkuat pengawasan terhadap aktivitas ekspor komoditas strategis.
Baca Juga
Dukung Kebijakan Baru DHE SDA, BNI Optimistis Perkuat Stabilitas Keuangan
Maka dari itu, Purbaya menilai pengawasan yang lebih ketat dapat menekan berbagai praktik yang selama ini berpotensi mengurangi penerimaan negara, seperti under-invoicing atau pelaporan nilai ekspor di bawah nilai sebenarnya, serta berbagai bentuk penyimpangan lainnya.
"Saya enggak akan memotong pajak, malah saya dapat income lebih besar lagi. Nanti kalau enggak naik, ya saya periksa DSI-nya, ada apa," ucap Purbaya dalam konferensi pers di Wisma Danantara, Jakarta, Minggu (31/5/2026).
Menkeu Purbaya mengaku telah melakukan perhitungan terkait penerimaan negara yang akan didapatkan pemerintah. Kendati demikian, jumlahnya masih dalam tahap perhitungan karena kebijakan ekspor melalui satu pintu baru akan diimplementasikan secara bertahap pada 1 Juni 2026.
“Sudah dihitung, tapi belum ketemu angkanya. Jadi kita masih hitung terus. Ini kan masih baru pertama kan ya. Kita belum bisa lihat seperti apa dampaknya,” ungkap Purbaya.
Baca Juga
DHE SDA Wajib 100% Masuk RI, Aturan Baru Berlaku Mulai Besok
Lebih lanjut, Menkeu Purbaya menyebutkan, pemerintah akan melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja DSI secara berkala. Evaluasi tersebut akan dilakukan setiap tiga bulan untuk mengukur efektivitas kebijakan ekspor satu pintu terhadap penerimaan negara dan perbaikan tata kelola ekspor.
“DSI ini akan dimonitor setiap tiga bulan, dievaluasi. Jadi tiga bulan dari sekarang baru saya bisa keluar angka yang lebih jelas dampak dari DSI ini kepada penerimaan negara,” tambah Purbaya.

