Kunjungan Wisman Malaysia dan Singapura ke Indonesia Turun Usai Libur Lebaran 2026
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat turunnya wisatawan mancanegara atau wisman dari Malaysia dan Singapura pada Maret 2026. Penurunan ini terjadi karena selesainya libur Hari Raya Idulfitri dan Imlek pada Februari 2026.
“Penurunan yang berkebangsaan Malaysia dan Singapura ini dipengaruhi masuknya bulan Ramadan, Idulfitri, dan liburan Imlek yang berakhir pada Februari 2026,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, di kantor pusat BPS, Jakarta, Senin (4/5/2026).
Berdasarkan data BPS, kunjungan wisman selama Maret 2026 sebanyak 1.088.166 kunjungan. Angka ini turun 6,17% secara bulanan dan naik 10,5% secara tahunan.
Wisman paling banyak yaitu berkebangsaan Malaysia dengan kontribusi 17,14%, Australia dengan kontribusi 12,01%, dan Singapura dengan kontribusi 9,45%.
Baca Juga
Kunjungan Wisman Februari 2026 Melonjak 13,37%, Potensi Devisa Pariwisata Tembus Rp17,2 Triliun
Jika dibandingkan Februari 2026 terjadi penurunan kunjungan wisatawan berkebangsaan Malaysia dan Singapura masing-masing 6,37% dan 5,96%.
Sementara itu, wisman asal Australia mengalami peningkatan sebesar 21,67% secara bulanan. Ini karena didorong dibukanya dua rute penerbangan langsung.
“Yaitu dari Australia ke Bali pada 23 dan 25 Maret 2026. Alhamdulillah ini bisa mendongkrak wisman dari Australia,” kata dia.
Berdasarkan pintu masuknya, kunjungan wisman paling banyak terjadi di Bandara Ngurah Rai, Bali. Terdapat 465.260 kunjungan wisman yang masuk dari bandara tersebut.
Hingga Maret 2026, BPS mencatat sebanyak 3.436.276 kunjungan wisman. Angka ini naik 8,62% secara kumulatif dibanding tahun sebelumnya.

