Juda Agung Respons Soal Kabar Menkeu Purbaya Dirawat di Rumah Sakit
Poin Penting
|
JAKARTA, Investortrust.id - Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, memberikan respons terkait kabar yang beredar di media sosial mengenai kondisi kesehatan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang diisukan sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
Saat ditemui usai menghadiri acara Himpunan Alumni IPB di Jakarta pada Sabtu (2/5/2026), Juda justru mengaku tidak mengetahui secara pasti mengenai kebenaran kabar perawatan tersebut.
Namun ia menyampaikan harapan positif bagi sang menteri. “Wah enggak tahu saya. Insyaallah sehat. Doakan saja,” ujar Juda singkat seperti dikutip Antara.
Isu mengenai kesehatan Menkeu Purbaya memang sempat menarik perhatian publik setelah ia menunjukkan kondisi fisik yang kurang prima pada agenda taklimat media, Jumat (24/4/2026).
Pada kesempatan tersebut, Purbaya mengakui bahwa dirinya tengah mengalami gangguan kesehatan pada bagian pinggang yang cukup serius. Ia bahkan mengungkapkan harus menjalani prosedur medis berupa suntikan di delapan titik berbeda demi tetap bisa menjalankan tugas kedinasan di tengah rasa sakit yang belum sepenuhnya hilang.
Baca Juga
Arahan Purbaya, DJP Perpanjang Batas Waktu Pelaporan SPT Tahunan Wajib Pajak Badan
Kondisi fisik Menkeu Purbaya saat itu tampak cukup memprihatinkan karena ia terlihat mengalami kesulitan saat hendak berdiri dari kursi dan harus dibantu oleh rekan serta ajudannya saat berjalan.
Meski diterpa isu kesehatan sang pimpinan, Juda Agung memastikan bahwa agenda strategis Kementerian Keuangan tetap berjalan sesuai rencana, termasuk konferensi pers APBN KiTa. Agenda yang semula dijadwalkan pada 29 April tersebut kini resmi dijadwalkan ulang untuk digelar pada Rabu (6/5/2026) mendatang.
Penjadwalan ulang konferensi pers APBN KiTa tersebut dilakukan bukan karena alasan kesehatan menteri, melainkan sebagai langkah strategis untuk menyesuaikan dengan rilis data makroekonomi terbaru.
Menurut Juda, pihaknya menunggu rilis data pertumbuhan ekonomi dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang baru akan diterbitkan pada Selasa (5/5/2026).
Dengan penyesuaian jadwal ini, Kementerian Keuangan berharap dapat menyajikan informasi perkembangan anggaran dan ekonomi nasional secara lebih utuh dan akurat kepada masyarakat.

