Syarat Klub Berhak Dapat Ganti Rugi Jika Pemain Cedera di FIFA Matchday
Poin Penting
|
BARCELONA, investortrust.id – FIFA Matchday yang digelar bulan ini telah memunculkan gangguan cedera untuk sejumlah klub. Barcelona, Arsenal, AC Milan, hingga Persija Jakarta harus merelakan sejumlah pemainnya tumbang setelah membela tim nasional negara masing-masing.
Akhir pekan lalu dan awal pekan ini menjadi hari sibuk bagi tim nasional. Pertandingan-pertandingan antarnegara yang melibatkan pemain profesional dari banyak klub diselenggarakan.
Sayang, sejumlah pertandingan itu harus meminta korban. Barcelona misalnya, harus ditinggal Raphinha 4-5 minggu setelah mengalami gangguan kesehatan saat Brasil melawan Prancis. Dia cedera otot paha belakang kanan, yang cukup serius. Di laga yang sama, Adrien Rabiot juga mengalami masalah.
Baca Juga
Kabar Buruk untuk Mikel Arteta, Noni Madueke Cedera di FIFA Matchday
Cedera juga dialami pemain Arsenal Noni Madueke bersama Inggris saat melawan Uruguay. Bahkan, dalam pertandingan FIFA Series di Jakarta yang mempertemukan Timnas Indonesia dengan St Kitt and Nevis, Mauro Zijlstra juga mengalami cedera.
Meski menyebalkan, klub berhak atas kompensasi finansial melalui Program Perlindungan Klub FIFA. Skema ini memberikan pembayaran kepada klub ketika pemain mengalami cedera saat bertugas di tim nasional dan harus absen selama lebih dari 28 hari berturut-turut.
Dalam kasus Raphinha, yang diperkirakan akan absen selama lima minggu, FIFA diwajibkan memberikan pembayaran kepada Barcelona. Berdasarkan perhitungan saat ini dan lamanya masa absen, Barcelona dapat menerima ganti rugi sekitar €144.000 (Rp2,8 miliar).
Klub seperti Arsenal, AC Milan, atau Persija dapat mengajukan gugatan yang sama kepada FIFA. Hanya saja, bagi klub seperti Barcelona, Arsenal, atau AC Milan, angka yang diberikan FIFA sebagai kompensasi tergolong kecil lantaran tenaga pemain-pemain tersebut sangat penting.
Baca Juga
Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Sebut Lawan Bulgaria Sebagai Ujian

