Kapten Manchester City Bernardo Silva Janjikan Balas Dendam di Etihad Stadium
Poin Penting
|
MANCHESTER, investortrust.id – Kapten Manchester City Bernardo Silva menegaskan timnya masih memiliki keyakinan untuk membalikkan keadaan saat menghadapi leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Real Madrid di Etihad Stadium.
Manchester City berada dalam posisi sulit setelah kalah 0-3 dari Madrid pada leg pertama yang berlangsung di Santiago Bernabéu Stadium. Pada laga tersebut, Federico Valverde menjadi mimpi buruk bagi tim tamu dengan mencetak hattrick di babak pertama.
Manchester City sempat memiliki peluang memperkecil ketertinggalan ketika mendapatkan penalti. Sayangnya, tendangan Vinícius Jr berhasil digagalkan kiper Madrid Gianluigi Donnarumma, momen yang dinilai bisa menjadi titik penting dalam jalannya pertandingan.
Baca Juga
Drama 7 Gol Lawan Chelsea Liga Champions, Kinerja PSG Banjir Apresiasi
Bernardo mengakui hasil tersebut sulit diterima, namun ia menegaskan para pemain Manchester City akan bangkit dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk leg kedua yang akan digelar minggu depan.
“Pada skor 3-0 situasinya tentu menjadi jauh lebih sulit. Saat ini rasanya sangat buruk dan suasananya terasa gelap. Tetapi besok adalah hari baru dan pekan depan kami akan datang ke pertandingan dengan keyakinan bahwa kami masih punya peluang,” ujar Bernardo, di situs resmi Manchester City.
“Sekarang adalah waktunya untuk melakukan refleksi dan melihat apa yang tidak kami lakukan dengan benar. Setelah itu, saat mempersiapkan pertandingan pekan depan, kami akan tetap berharap bisa melakukan sesuatu,” lanjut Bernardo.
Dalam pertandingan tersebut, Manchester City sebenarnya memulai laga dengan cukup baik. Jérémy Doku beberapa kali memberikan ancaman ke pertahanan Madrid. Namun, dua gol cepat dari Valverde dalam rentang tujuh menit membuat momentum pertandingan berubah sebelum ia menambah gol ketiga jelang turun minum.
“Sulit untuk langsung menjelaskan karena saya perlu menonton ulang pertandingan itu. Perasaan saya di lapangan adalah kami memulai laga dengan baik. Atmosfer stadion memang tidak bisa kami kendalikan, tetapi menurut saya tim kami membiarkan emosi memengaruhi jalannya pertandingan,” kata Bernardo.
“Kami sebenarnya merasa nyaman dan menemukan ruang yang tepat. Namun setelah kebobolan gol pertama, kami benar-benar kehilangan kendali permainan. Kami tidak lagi mampu mengontrol transisi dan bola kedua,” lanjut Bernardo
Bernardo juga menilai bermain di Santiago Bernabeu memang selalu menjadi tantangan besar bagi tim mana pun. Namun, dia menegaskan Manchester City sudah terbiasa menghadapi atmosfer stadion besar di Inggris maupun Eropa.
“Ini stadion yang sangat sulit untuk dimainkan. Tetapi kami juga terbiasa bermain di tempat-tempat seperti ini. Bermain di Anfield atau St James' Park juga tidak kalah sulit. Anda harus melewati momen seperti ini untuk menjadi tim yang lebih baik. Pertandingan hari ini adalah pelajaran penting bagi seluruh tim,” ungkap Bernardo.
“Ini cukup membuat frustrasi karena kami tidak mencetak gol. Namun kami tetap percaya masih ada peluang, karena dalam sepak bola banyak hal bisa terjadi. Saat jeda babak pertama kami sudah mengatakan situasinya memang buruk, tetapi dengan satu gol saja kami sebenarnya masih bisa kembali ke pertandingan,” tegas Bernardo.
Baca Juga
Mikel Arteta Beberkan Penyebab Arsenal Ditahan Imbang Bayer Leverkusen

