Kalah Lawan Galatasaray, Liverpool Janjikan Pembalasan di Leg Kedua
Poin Penting
|
ISTANBUL, investortrust.id – Gelandang Liverpool Ryan Gravenberch janji bangkit di leg kedua, meski mengaku kecewa setelah timnya kalah 0-1 dari Galatasaray pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (11/3/2026) dini hari WIB.
Pertandingan yang berlangsung di RAMS Park itu dimenangkan tuan rumah lewat gol cepat Mario Lemina pada menit ketujuh. Setelah gol tersebut, kedua tim sama-sama menciptakan sejumlah peluang, bahkan Liverpool sempat mencetak gol balasan pada babak kedua sebelum akhirnya dianulir setelah tinjauan Video Assistant Referee.
Gravenberch mengakui performa Liverpool pada laga tersebut belum memuaskan, tapi dia yakin tim asuhan Arne Slot masih memiliki kesempatan memperbaiki keadaan pada pertemuan berikutnya.
Baca Juga
Debut Horor Antonin Kinsky di Liga Champions, Hanya Bertahan 17 Menit Akibat Blunder
“Tentu saja kami merasa kecewa. Jika datang ke sini, Anda tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit, dan jika bermain seperti tadi maka itu tidak cukup. Tetapi kami tahu ini baru pertandingan pertama. Masih ada laga kedua di Anfield dan kami harus membalikkan keadaan di sana,” kata Gravenberch, di situs resmi The Reds.
Pemain asal Belanda itu juga menilai keberuntungan tidak berpihak kepada Liverpool, terutama pada awal pertandingan ketika mereka sempat memiliki peluang untuk unggul lebih dulu.
“Kadang kami juga merasakan di lapangan bahwa keberuntungan tidak berada di pihak kami. Terutama dalam lima atau sepuluh menit pertama. Saya pikir jika kami mencetak satu atau dua gol saat itu, jalannya pertandingan akan berbeda. Pada akhirnya kami memang tidak bermain dengan baik dan kami menyadarinya. Pekan depan harus jauh lebih baik,” beber Gravenberch.
Menurut Gravenberch, kegagalan memaksimalkan peluang di sepertiga akhir lapangan menjadi salah satu penyebab Liverpool kesulitan mencetak gol.
“Jika Anda tidak mencetak gol lebih dulu dan justru kebobolan, dengan atmosfer stadion seperti ini dan dukungan para suporter mereka, maka pertandingan akan menjadi sangat sulit. Semoga pekan depan kami bermain di stadion sendiri dengan dukungan fans kami, dan kami yakin bisa membalikkan keadaan,” lanjut Gravenberch.
Gravenberch juga menegaskan Liverpool memiliki kualitas skuad yang cukup untuk membalikkan defisit gol tersebut.
“Pekan depan kami bermain di Anfield dengan dukungan suporter kami sendiri. Kami yakin bisa membalikkan keadaan. Kami memiliki tim yang bagus dan pemain-pemain berkualitas, tetapi kami harus bekerja keras dan menunjukkan bahwa kami mampu melakukannya,” ungkap Gravenberch.
Dia menambahkan bahwa kekalahan ini justru menjadi motivasi tambahan bagi Liverpool untuk bangkit pada leg kedua. “Tentu saja. Mereka mungkin sedang senang sekarang, tapi kami harus menunjukkan bahwa kami yang akan merasa senang minggu depan,” tutup Gravenberch.
Baca Juga
Lupakan Liga Premier, Tottenham Hotspur Fokus Liga Champions

