Inter Milan Ditahan Imbang Como di Coppa Italia, Cristian Chivu Beberkan Sebabnya
Poin Penting
|
COMO, investortrust.id – Pelatih Inter Milan Cristian Chivu membeberkan alasan di balik perubahan taktik yang diterapkannya saat timnya bermain imbang 0-0 melawan Como pada leg pertama semifinal Coppa Italia, Rabu (5/3/2026) dini hari WIB.
Walau Inter memimpin klasemen Serie A dengan selisih 10 poin, performa mereka di turnamen piala belum meyakinkan. Setelah tersingkir dari Liga Champions, I Nerazzurri kini harus bekerja keras di leg kedua yang akan digelar di San Siro pada 21 atau 22 April.
Chivu mengakui perubahan formasi dilakukan karena kondisi skuad yang tidak ideal. "Saya memiliki beberapa masalah yang harus diatasi, kami terpaksa melakukan sejumlah perubahan. Ini pertama kalinya saya bermain dengan dua gelandang kreatif yang mendukung penyerang," ujar Chivu kepada Sport Mediaset.
Baca Juga
Cedera ACL di Laga Real Madrid, Rodrygo Absen di Piala Dunia 2026?
Chivu juga menjelaskan adanya penyesuaian dalam pola bertahan, terutama ketika tim berada di area sendiri. Dia menyebutnya sebagai hal yang wajib dievaluasi.
"Kami juga mengubah cara bertahan, terutama di area pertahanan kami sendiri. Kami mencoba menekan mereka satu lawan satu, tetapi sedikit terlambat ketika wing-back kami menutup pergerakan bek kiri mereka. Ada dua penyerang Como yang bukan penyerang murni, mereka sering turun lebih dalam dan itu menyulitkan kami," ungkap Chivu.
"Mereka sangat baik dalam menjaga penguasaan bola, mengalirkannya, dan memancing Anda keluar untuk kemudian menyerang ruang kosong. Kami cukup baik dalam memahami apa yang harus dilakukan, dan cukup beruntung dalam beberapa situasi," tambah Chivu.
Padatnya jadwal juga memengaruhi persiapan Inter yang hanya memiliki waktu 72 jam sebelum laga ini. Jadi, dia merasa pemain sedikit kelelahan.
"Mengingat kami tidak punya banyak waktu untuk bersiap, bermain hanya 72 jam setelah laga sebelumnya, para pemain tampil baik dalam memahami instruksi dengan cepat dan memberikan yang terbaik. Kami sadar pada momen tertentu harus menerima permainan penguasaan bola Como," tutup Chivu.
Baca Juga
Muncul Rumor Boikot Piala Dunia 2026, Richarlison Beri Klarifikasi

